Meta Akuisisi Scale AI Rp 250 Triliun, Valuasi Melonjak Rp 4.191 Triliun

Penulis: Alfin Murtado  •  Senin, 28 September 2026 | 10:18:31 WIB
Meta mencatatkan kenaikan valuasi sekitar Rp 4.191 triliun dalam lima hari setelah peluncuran Muse Charm.

SULAWESI UTARA — Meta mencatatkan kenaikan nilai pasar sekitar USD 234 miliar (setara Rp 4.191 triliun) hanya dalam lima hari setelah peluncuran Muse Charm, perangkat AI berbasis agen Muse. Lonjakan ini terjadi sekitar setahun setelah Meta menghabiskan USD 14 miliar (setara Rp 250 triliun) untuk mengakuisisi Scale AI dan merekrut CEO-nya, Alexandr Wang, sebagai Chief AI Officer. Pasar menilai langkah akuisisi talenta yang sempat dianggap berlebihan itu kini mulai membuahkan hasil konkret.

Meta resmi mengangkat Alexandr Wang sebagai Chief AI Officer setelah kesepakatan akuisisi Scale AI rampung pada pertengahan 2025. Wang menerima kompensasi sekitar USD 5 miliar (setara Rp 89,5 triliun) dalam transaksi tersebut. Angka itu menjadikannya salah satu eksekutif teknologi dengan paket kompensasi terbesar dalam satu dekade terakhir.

Keputusan Mark Zuckerberg menggelontorkan USD 14 miliar untuk membeli seluruh karyawan Scale AI sempat dinilai tidak masuk akal oleh sebagian investor. Kini penilaian itu berbalik arah seiring melesatnya produk AI anyar Meta di pasar Amerika Serikat dan Kanada.

Muse Charm dan Ledakan Unduhan di App Store

Meta memperkenalkan Muse Charm dalam acara Meta Connect 2026 yang digelar 23 September. Perangkat keras mungil berbasis AI itu didesain mirip mainan Tamagotchi generasi lama, tapi berfungsi sebagai pintu masuk interaksi langsung dengan agen AI bernama Muse.

Data Sensor Tower mencatat Muse mencapai 2,8 juta unduhan dalam 12 hari pertama peluncurannya di App Store Amerika Serikat dan Kanada. Angka itu melampaui ChatGPT milik OpenAI yang hanya mengumpulkan 1,3 juta unduhan pada periode yang sama.

Muse juga mencetak rekor unduhan harian baru di AS sebanyak 264 ribu pada 19 September 2026. Ini menjadi hari ketiga berturut-turut aplikasi tersebut menembus 200 ribu unduhan harian.

Respons Investor dan Perubahan Narasi Pasar

Investor teknologi Adam Khoo menilai harga akuisisi Scale AI kini tampak wajar setelah melihat dampaknya ke kapitalisasi pasar Meta. Menurutnya, produk AI baru Meta yang dikembangkan di bawah kepemimpinan Wang telah menambah nilai pasar sekitar USD 200 miliar.

"Sekarang, lihatlah produk-produk AI baru Meta yang dikembangkan di bawah kepemimpinan Wang telah menambah nilai pasar sekitar USD 200 miliar. Tiba-tiba, membayar miliaran dolar untuk mendapatkan talenta kelas dunia tidak lagi tampak begitu gila. Begitulah cara para pengusaha hebat berpikir," kata Adam, dikutip dari Yahoo Finance.

Adam menambahkan, pertanyaan utama bukan lagi seberapa besar Meta mengeluarkan uang untuk mendapatkan Wang. Fokusnya bergeser ke seberapa besar nilai yang bisa diciptakan Wang untuk Meta ke depan.

"Jika seseorang dapat membantu Anda menciptakan nilai USD 10 miliar, membayar mereka USD 1 miliar bisa menjadi harga yang sangat murah," ujarnya.

Dampak ke Valuasi Meta

Dalam lima hari terakhir, Meta mencatat kenaikan valuasi sebesar USD 234 miliar atau sekitar Rp 4.191 triliun. Angka ini jauh melampaui USD 14,3 miliar yang dihabiskan Meta untuk mengakuisisi Scale AI.

Lonjakan valuasi tersebut mengubah posisi Meta di peta persaingan AI global. Perusahaan yang sebelumnya dinilai terlambat masuk ke perlombaan model bahasa besar kini dipandang mulai memimpin segmen perangkat AI konsumen.

Keberhasilan Muse Charm juga memberi sinyal baru bagi investor soal strategi Meta memadukan perangkat keras dan agen AI. Model bisnis ini berbeda dari pendekatan OpenAI dan Google yang lebih dulu mengandalkan layanan berbasis cloud.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top