SULAWESI UTARA — CEO Apple John Ternus dan mantan CEO Tim Cook membagikan unggahan penghormatan untuk Steve Jobs pada peringatan 15 tahun kepergiannya. Keduanya mengenang dampak pendiri Apple itu terhadap perusahaan dan kehidupan mereka. Steve Jobs meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker pankreas.
John Ternus, yang kini menjabat sebagai CEO Apple, menuliskan pesan singkat di platform X untuk mengenang Steve Jobs. Unggahan itu menyoroti pengaruh Jobs terhadap arah perusahaan yang ia pimpin sekarang.
Tim Cook, yang sebelumnya menjabat CEO dan kini menjabat Executive Chairman Apple, juga menyampaikan refleksi pribadinya di X. Keduanya menyampaikan penghormatan pada momen yang sama, menandai 15 tahun sejak Jobs berpulang.
Steve Jobs meninggal dunia akibat kanker pankreas 15 tahun lalu. Sebagai salah satu pendiri Apple, ia meninggalkan jejak besar pada produk dan budaya perusahaan yang masih terasa hingga kini.
Peringatan tahun ini menjadi momen bagi para petinggi Apple untuk menegaskan kembali nilai-nilai yang dibawa Jobs. Baik Ternus maupun Cook menyoroti dampaknya terhadap perusahaan dan kehidupan pribadi mereka.
Ternus menuliskan pesan yang mengenang kontribusi Jobs bagi Apple. Cook, yang bekerja dekat dengan Jobs selama bertahun-tahun, juga membagikan refleksinya sendiri.
Kedua unggahan itu menjadi bentuk penghormatan publik dari jajaran kepemimpinan Apple. Isi lengkap masing-masing pesan tidak diuraikan lebih rinci dalam bahan yang tersedia.
Steve Jobs dikenal sebagai figur yang membentuk identitas Apple melalui pendekatan produk yang berfokus pada desain dan pengalaman pengguna. Peringatan 15 tahun kepergiannya menjadi penanda seberapa jauh perusahaan telah berkembang sejak masa kepemimpinannya.
Bagi pengguna Apple di Indonesia, warisan Jobs tercermin pada lini produk yang masih jadi acuan pasar gadget global, mulai dari iPhone hingga ekosistem layanannya.
Peringatan ini menegaskan bahwa sosok Steve Jobs masih menjadi rujukan budaya bagi Apple dan para penggemarnya. Ternus dan Cook memilih mengenangnya lewat pesan sederhana di media sosial, bukan lewat pernyataan resmi perusahaan.