LineageOS 24 Rilis Berbasis Android 17, Bawa Editor Foto Canvas

Penulis: Alfin Murtado  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 17:47:31 WIB
LineageOS 24 resmi dirilis dengan basis Android 17 dan aplikasi editor foto Canvas.

SULAWESI UTARA — LineageOS 24 resmi dirilis dengan basis Android 17 dan menghadirkan aplikasi Canvas untuk editing foto langsung di perangkat. Rilis ini datang lebih cepat dari jadwal dan menyertakan patch keamanan Agustus 2025 hingga Oktober 2026. Pengguna ROM kustom kini bisa upgrade ke versi Android terbaru tanpa menunggu produsen ponsel.

Proyek ROM kustom LineageOS merilis versi 24.0 yang berjalan di atas Android 17. Rilis ini menandai pertama kalinya LineageOS mengadopsi versi Android terbaru hanya dalam hitungan bulan setelah peluncuran resmi Google pada Juni lalu. Langkah ini menempatkan LineageOS jauh lebih cepat dibanding siklus rilis sebelumnya yang biasanya tertinggal beberapa kuartal.

Pengumuman disampaikan melalui blog resmi tim LineageOS. Rilis ini juga datang menjelang perayaan ulang tahun ke-10 proyek tersebut pada 24 Desember 2026. Patch keamanan yang disertakan mencakup periode Agustus 2025 sampai Oktober 2026 di semua cabang yang didukung.

Canvas dan Desain Ulang Aplikasi Bawaan

Perubahan paling menonjol di LineageOS 24 adalah penyegaran desain hampir seluruh aplikasi inti ke Material Design 3 Expressive. Tim menambahkan aplikasi editor gambar bawaan bernama Canvas yang menangani cropping, white balance, dan filter. Canvas melengkapi aplikasi galeri Glimpse dan kamera Aperture yang sudah ada.

Aplikasi Updater mengalami perombakan visual besar. Fitur streamed updates kini aktif secara default dan memangkas waktu instalasi di perangkat A/B secara signifikan. Sementara itu, pemutar musik Twelve mendapat peningkatan kecepatan loading untuk pustaka media berukuran besar, dukungan Jellyfin yang lebih baik, dan tab khusus untuk lagu yang paling sering diputar.

Browser bawaan Jelly sekarang mendukung aplikasi bergaya PWA lewat shortcut baru. Fitur ini berguna bagi pengguna yang ingin mengakses layanan web tanpa harus menginstal aplikasi dari toko pihak ketiga.

Flash Tool Berbasis WebUSB

LineageOS 24 menghadirkan alat flashing berbasis WebUSB yang bisa dijalankan langsung dari browser. Alat ini mendukung proses instalasi umum seperti ADB Fastboot, Amlogic Burn, dan Samsung Odin. Panduan wiki perangkat tetap menjadi jalur utama yang didukung penuh, sementara alat web ini bersifat opsional untuk pengguna yang ingin menghindari instalasi software tambahan di desktop.

Langkah ini menurunkan hambatan bagi pengguna yang belum terbiasa melakukan flashing ROM kustom. Proses yang biasanya memerlukan command line atau aplikasi khusus kini bisa dilakukan lewat antarmuka browser.

Dukungan Perangkat Lama Mulai Dibatasi

Tim LineageOS membatasi build untuk perangkat lama yang masih menjalankan kernel Linux versi 4.4 dan 4.9. Kernel lawas tersebut tidak lagi bisa diajukan untuk build LineageOS 23.2 atau 24.0. Perangkat yang memakainya tetap mendapat dukungan di LineageOS 22.2 dengan patch keamanan bulanan.

Di sisi pemeliharaan, tim memperluas common kernel khusus SoC dan commonized legacy device shims. Langkah ini menyederhanakan perawatan perangkat berbasis chip Qualcomm dan Amlogic yang populer di komunitas ROM kustom.

Ketersediaan dan Cara Upgrade

Rollout LineageOS 24 akan menyentuh daftar perangkat yang terus bertambah dalam beberapa pekan ke depan. Setiap perangkat baru masuk setelah maintainer menyelesaikan proses compliance. Pengguna bisa mengecek status perangkat dan jalur upgrade di wiki resmi LineageOS.

Bagi pelaku bisnis digital dan investor, kecepatan adopsi Android 17 di LineageOS menjadi sinyal bahwa segmen pengguna ROM kustom tetap aktif. Basis pengguna ini kerap menjadi early adopter untuk fitur privasi dan kontrol perangkat yang nantinya muncul di Android versi mainstream.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top