Shin Tae Yong Akui Persija Blunder saat Kalah 2-3 dari Persita

Penulis: Zainul Arifin  •  Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:45:31 WIB
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae Yong menyoroti kesalahan antisipasi serangan balik usai timnya kalah 2-3 dari Persita Tangerang di Stadion Banten Internasional, Serang.

SULAWESI UTARA — Persija Jakarta tumbang 2-3 dari Persita Tangerang pada pekan kelima Super League 2026/2027 di Stadion Banten Internasional, Serang, Sabtu (17/10). Pelatih Shin Tae Yong menyebut kekeliruan antisipasi serangan balik jadi biang kekalahan, termasuk blunder Fabio Calonego di injury time.

Kekalahan Persija Jakarta dari Persita Tangerang lahir dari rangkaian kesalahan yang tak terbaca oleh lini belakang. Shin Tae Yong menyoroti gol-gol Persita yang lahir lewat serangan balik cepat, situasi yang menurutnya seharusnya bisa diantisipasi para pemainnya.

Skor 2-3 di Stadion Banten Internasional jadi pukulan pertama Persija di musim ini. Tiga poin yang melayang membuat posisi puncak klasemen Macan Kemayoran mulai terancam.

Blunder Fabio Calonego di Injury Time

Gol penentu kemenangan Persita berawal dari kesalahan Fabio Calonego mengantisipasi bola. Hokky Caraka merebut si kulit bundar, melepas umpan silang, lalu Aleksa Andrejic menyelesaikannya di injury time.

Momen itu jadi puncak dari masalah yang sama sepanjang laga. Persija kesulitan menutup ruang saat Persita beralih dari bertahan ke menyerang.

"Lawan berhasil mencetak gol melalui serangan balik, dan menurut saya kami melakukan kesalahan besar karena tidak mampu mengantisipasinya dengan baik," kata Shin Tae Yong selepas laga.

Shin Tae Yong Janji Evaluasi Antisipasi Serangan Balik

Juru taktik asal Korea Selatan itu menegaskan skema serupa bisa kembali terjadi di laga berikutnya. Evaluasi bakal difokuskan pada cara pemain membaca transisi dan menutup ruang.

"Kami harus mempersiapkan diri dengan lebih baik, terutama untuk mengantisipasi situasi seperti ini. Hal serupa bisa terjadi dalam setiap pertandingan, sehingga kami harus belajar dan melakukan perbaikan," ucapnya.

STY tak menjadikan kekalahan sebagai akhir dari segalanya. Baginya, hasil di Serang jadi bahan koreksi sebelum jadwal padat berikutnya.

"Dalam sepak bola, kita tidak mungkin selalu memenangkan setiap pertandingan. Namun, kekalahan ini bisa menjadi kesempatan bagi kami untuk kembali mengevaluasi tim dan menentukan langkah yang lebih baik ke depannya," ujar STY.

Puncak Klasemen Persija Mulai Terancam

Persija sementara tetap di puncak klasemen dengan 12 poin, tetapi selisihnya makin tipis. Tim ibukota hanya terpaut satu angka dari Dewa United dan Persita Tangerang di urutan kedua serta ketiga.

Posisi itu membuat laga pekan berikutnya berstatus wajib menang. Satu kekeliruan antisipasi lagi bisa membuat Macan Kemayoran kehilangan takhta yang kini dipegang tipis.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top