SULAWESI UTARA — Dan Lin resmi meninggalkan posisinya sebagai kepala divisi film Netflix setelah perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 1.000 karyawan. Kepergian Lin menyusul keluarnya chief content officer Bela Bajaria dan VP film Doug Belgrad dari jajaran petinggi streamer tersebut. Belum ada nama pengganti yang diumumkan, dan Netflix tidak langsung memberikan komentar atas kabar ini.
Kabar kepergian Dan Lin pertama kali dilaporkan The Hollywood Reporter melalui sumber-sumber terdekat perusahaan. Lin bergabung dengan Netflix pada 2024 menggantikan Scott Stuber, yang sebelumnya membangun reputasi streamer sebagai rumah bagi sineas ternama dengan anggaran besar.
Kepergian Lin bukan peristiwa tunggal. Bela Bajaria lebih dulu meninggalkan kursi chief content officer, diikuti Doug Belgrad dari posisi VP film serta sejumlah eksekutif televisi senior.
Peter Rice, yang kini mengambil alih jabatan chief content officer, disebut akan bertanggung jawab mencari pemimpin baru untuk divisi film. Hingga berita ini diturunkan, Netflix belum memberikan tanggapan resmi.
Langkah pemangkasan ini berdampak pada sekitar 1.000 karyawan, menjadikannya PHK terbesar Netflix sejak 2022. Perusahaan tengah merampingkan struktur organisasi di tingkat paling atas.
Di bawah kepemimpinan Rice, Netflix akan memfokuskan diri pada "creating big, buzzy hits" atau menciptakan karya-karya besar yang ramai diperbincangkan, sebagaimana tertulis dalam memo CEO Ted Sarandos kepada staf.
Saat direkrut Bajaria, Lin mendapat mandat menekan pengeluaran sekaligus meningkatkan kualitas keseluruhan slate film, bukan hanya judul-judul dari sutradara beken. Ia lantas merombak divisi film berdasarkan genre, dengan deputi seperti Kira Goldberg dan Niija Kuykendall menangani kategori sci-fi, rom-com, hingga film keluarga.
Netflix mulai menghadirkan lebih banyak film mid-size yang diabaikan pemain bioskop, termasuk adaptasi buku seperti Remarkably Bright Creatures dan People We Meet on Vacation, serta aksi beranggaran menengah seperti Apex dan The RIP. Proyek besar tetap ada, misalnya film Narnia garapan Greta Gerwig yang dijadwalkan rilis tahun depan dan The Mis-Adventures of Cliff Booth dari David Fincher.
Lin datang dari rumah produksi Rideback, yang menghasilkan Aladdin dengan pendapatan 1 miliar dolar AS dan terlibat dalam film It serta The Lego Movies. Ia meninggalkan perusahaan itu saat bergabung dengan Netflix, dan para mitranya kemudian mencetak hit 1 miliar dolar AS lain lewat Lilo & Stitch versi live-action.
Kembalinya Lin ke Rideback kini menjadi salah satu kemungkinan yang terbuka setelah masa baktinya di Netflix berakhir.
Netflix belakangan belum mampu menangkap minat audiens sesuai harapan Sarandos. Pertumbuhan penonton dan pelanggan disebut stagnan, sementara nominasi Best Picture rutin datang tanpa kemenangan di kategori utama.
Perombakan kepemimpinan ini menjadi taruhan perusahaan untuk menemukan kembali formula hits besar di tengah pasar streaming yang makin ketat.