MITRA — Suasana berbeda terasa di Desa Walantakan, Langowan Utara, saat tahapan penetapan dan pengambilan nomor urut calon Hukum Tua digelar. Kerumunan warga yang datang sejak pagi menjadi bukti tingginya animo masyarakat terhadap pesta demokrasi tingkat desa ini. Dari proses yang berlangsung tertib, Kristy Toar, SE, keluar sebagai calon dengan nomor urut 1.
Bagi Kristy, nomor urut pertama bukan sekadar angka administratif. Ia menegaskan bahwa angka tersebut adalah lambang kebersamaan yang harus dirawat oleh seluruh elemen desa. “Nomor urut satu memiliki makna mendalam bagi saya dan kita semua, yaitu simbol persatuan. Kita harus bersatu, tanpa membeda-bedakan pilihan,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Istri dari Alex Manulong ini mengaku langkahnya maju dalam kontestasi ini bukanlah ambisi politik semata. Menurutnya, keputusan tersebut lahir dari dorongan masyarakat dan panggilan hati yang tulus untuk melayani. Ia ingin memastikan bahwa niat baik ini tidak tercampuri oleh kepentingan lain di luar pembangunan desa.
“Saya maju ke sini murni karena panggilan jiwa dan dorongan masyarakat. Tidak ada kepentingan lain yang saya kejar. Satu-satunya tujuan saya adalah bekerja sepenuh hati, tulus, dan sungguh-sungguh demi kemajuan Desa Walantakan tercinta,” tegas Kristy. Sosok yang dikenal ramah dan dekat dengan warganya ini pun mendapat dukungan deras dari berbagai kalangan sejak awal pencalonan.
Kristy berharap seluruh rangkaian pemilihan ke depan dapat berjalan aman dan damai. Ia mengingatkan bahwa perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun persatuan warga adalah harga mati yang tidak boleh terkorbankan. “Pesta demokrasi desa ini harus menjadi momentum kebersamaan, bukan perpecahan,” tandasnya.
Ia juga menyerahkan segala proses dan hasil ke dalam keyakinan spiritual. “Segala tahapan yang akan kita lalui, kita serahkan ke dalam tangan Tuhan Yang Maha Kuasa. Saya percaya, jika niat kita baik dan tulus untuk melayani masyarakat, maka Tuhan akan senantiasa menuntun dan memberkati setiap langkah kita,” tambah Kristy. Ajakan ini disambut positif oleh warga yang berharap suasana desa tetap kondusif hingga hari pemungutan suara tiba.