Manado dikenal dengan kekayaan kulinernya yang khas, memadukan cita rasa pedas dan segar. Dua hidangan yang paling ikonik adalah Tinutuan dan Cakalang Fufu.
Bagi Anda yang berkunjung ke Sulawesi Utara, berikut ulasan tentang kedua kuliner khas Manado yang wajib dicoba ini.
Tinutuan atau bubur Manado dimasak dengan campuran labu, bayam, kangkung, daun gedi, singkong, daun kemangi, dan jagung. Perpaduan sayuran ini membuatnya kaya nutrisi.
Bubur ini biasa disantap dengan sambal roa dan ikan cakalang sebagai pelengkap, menjadikannya menu sarapan favorit masyarakat Manado.
Cakalang Fufu dibuat dari ikan cakalang yang diasapi hingga kering. Dalam bahasa Minahasa, 'fufu' berarti proses pengasapan.
Ikan dibersihkan, dibelah dua, dijepit kerangka bambu, lalu dibaluri garam sebelum diasapi selama 4 hingga 6 jam di atas bara api hingga kering dan beraroma khas.
Cakalang Fufu biasanya dimasak kembali dengan bumbu rica-rica pedas atau dicampur ke berbagai hidangan khas Sulawesi Utara lainnya.
Hidangan ini paling nikmat disajikan dengan nasi putih hangat dan sambal dabu-dabu yang segar dan pedas, menyempurnakan cita rasanya.
Selain lezat, Tinutuan kaya serat dari sayuran, sementara Cakalang Fufu tinggi protein dan omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak.
Kombinasi keduanya menjadikan kuliner Manado tidak hanya nikmat tetapi juga menyehatkan bagi tubuh.
Baca juga informasi lainnya di portal berita Halo Manado.