SULAWESI UTARA — Apple resmi memperkenalkan iPhone 18 Pro Max sebagai penerus iPhone 17 Pro Max. Harga awalnya kini 1.299 dolar AS, atau sekitar Rp 21,4 juta dengan estimasi kurs Rp 16.500 per dolar. Angka itu naik 100 dolar dari harga peluncuran iPhone 17 Pro Max di 1.199 dolar AS (sekitar Rp 19,8 juta).
Kenaikan harga ini terjadi di tengah krisis RAM yang melanda industri. Apple juga tidak menaikkan kapasitas penyimpanan dasar untuk meredam kenaikan tersebut. iPhone 18 Pro Max tetap hadir dengan penyimpanan awal 256 GB.
Perubahan paling terasa ada di tiga area. Pertama, chipset A20 Pro menjadi chip mobile pertama Apple yang dibuat dengan proses 2nm. GPU-nya kini 7-core dengan klaim performa grafis hingga 40% lebih cepat. Neural Engine juga naik menjadi 32-core untuk mempercepat pemrosesan AI.
Kedua, kamera utama kini memiliki aperture variabel fisik. Bukaan lensa bisa membuka dan menutup secara mekanis untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk ke sensor. Fitur ini biasanya hanya ada di kamera mirrorless. Apple juga menambahkan Pro Controls untuk pengaturan manual ISO, shutter speed, white balance, dan eksposur langsung dari aplikasi Camera.
Ketiga, daya tahan baterai naik signifikan. Klaim Apple, iPhone 18 Pro Max mampu memutar video hingga 43 jam, dibanding 37 jam pada iPhone 17 Pro Max. Pengisian daya kabel juga naik dari 40W menjadi 60W, dengan klaim 50% dalam 15 menit.
iPhone 18 Pro Max tersedia dalam empat pilihan warna: Silver, Glacier, Burgundy, dan Black. Warna Black kembali hadir setelah absen di lini iPhone 17 Pro. Sebagai perbandingan, iPhone 17 Pro Max hanya hadir dalam tiga warna: Silver, Deep Blue, dan Cosmic Orange.
Pre-order dibuka mulai 12 September, dengan ketersediaan umum mulai 18 September. iPhone 17 Pro Max sendiri sudah tidak dijual resmi oleh Apple, tetapi masih bisa ditemukan di retailer pihak ketiga dengan potensi diskon.
Selain proses 2nm, iPhone 18 Pro Max membawa vapor chamber generasi kedua. Sistem pendingin ini membantu ponsel mempertahankan performa puncak lebih lama saat menjalankan tugas berat seperti gaming atau rendering video.
Apple mengklaim bandwidth memori A20 Pro naik 50% dibanding A19 Pro. Kombinasi ini berdampak langsung pada kecepatan pemrosesan AI dan respons aplikasi yang lebih snappy.
iPhone 18 Pro Max hadir dengan iOS 27 sejak awal. iPhone 17 Pro Max juga akan mendapat update yang sama sekitar waktu peluncuran model baru. Artinya, fitur Siri AI dan Apple Intelligence bisa dinikmati pengguna kedua generasi.
Perbedaannya ada pada jangka panjang. Dengan Neural Engine yang lebih besar, thermal yang lebih baik, dan baterai lebih besar, iPhone 18 Pro Max lebih siap menangani fitur AI yang lebih berat. Ponsel ini juga akan menerima update software lebih lama karena satu generasi lebih baru.
Secara dimensi, iPhone 18 Pro Max identik dengan pendahulunya. Perbedaan bobot cukup terasa: 249 gram versus 233 gram pada iPhone 17 Pro Max. Bagian belakang kini memiliki kaca yang lebih menyatu dengan warna bodi.
Dynamic Island di iPhone 18 Pro Max berukuran lebih kecil. Berkat itu, layar bisa menampilkan hingga tiga Live Activities sekaligus, dibanding hanya dua di iPhone 17 Pro Max. Panel layarnya sendiri tetap sama: 6,9 inci Super Retina XDR OLED dengan refresh rate adaptif 1-120Hz dan kecerahan puncak 3.000 nits.
iPhone 18 Pro Max cocok untuk pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai, performa chipset, dan fleksibilitas kamera. Jika Anda sudah memegang iPhone 17 Pro Max, upgrade tidak mendesak karena software dan fitur AI-nya sama. Tetapi jika Anda datang dari iPhone 15 Pro Max atau lebih lama, lompatan performa dan efisiensi dayanya cukup signifikan.