MANADO — Braien R.L. Waworuntu menilai peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan. Politisi muda itu meminta generasi hari ini menerjemahkan nilai-nilai Pancasila ke dalam kerja nyata sehari-hari.
Menurut Braien, tanpa Pancasila sebagai tiang penyangga, bangsa ini tidak akan kuat menghadapi tantangan zaman. Ia menekankan bahwa perjuangan para pahlawan belum selesai dan harus dilanjutkan oleh generasi penerus.
Ketua Komisi I DPRD Sulut itu menyatakan bahwa Pancasila memiliki fungsi ganda. Selain sebagai dasar negara, Pancasila juga menjadi pedoman hidup dalam menjaga persatuan dan menghargai pengorbanan para pahlawan.
Ia mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa saat ini berbeda dengan masa perjuangan kemerdekaan. Karena itu, cara melanjutkan perjuangan pun harus menyesuaikan konteks zaman.
"Pancasila adalah tiang penyangga bangsa. Tanpa itu, kita tidak akan kuat menghadapi tantangan zaman. Karena itu, generasi hari ini wajib melanjutkan perjuangan mereka dalam bentuk kerja nyata," ujarnya.
Braien juga menegaskan komitmen DPRD Sulut mendukung kinerja eksekutif, khususnya pemerintahan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay. Menurutnya, sinergi legislatif dan eksekutif menentukan apakah program pembangunan daerah berjalan tepat sasaran.
Ia memposisikan DPRD sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis bagi Pemprov Sulut. Peran itu, kata dia, bukan hanya soal pengawasan, tetapi juga memastikan setiap kebijakan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
"Sebagai wakil rakyat, tugas kami bukan hanya mengawasi, tapi juga memastikan setiap kebijakan yang dijalankan pemerintah provinsi benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Kami di DPRD siap menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis bagi Pemprov Sulut," kata BW.
Ke depan, Braien menyebut fokus kerja DPRD Sulut mencakup sejumlah sektor. Mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ia menekankan pembangunan berkelanjutan agar Sulawesi Utara bisa maju tanpa meninggalkan generasi mendatang. Aspirasi masyarakat, menurutnya, harus terakomodasi dalam setiap program pembangunan.
"Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini harus menjadi refleksi bersama, bagaimana kita membangun Sulut yang lebih baik, maju, sejahtera, dan berkelanjutan. DPRD akan terus bekerja keras memastikan aspirasi masyarakat terakomodasi dalam setiap program pembangunan," pungkasnya.