SULAWESI UTARA — Nintendo Switch 2 diklaim berhasil di-jailbreak lewat eksploitasi ns2jb yang memanfaatkan celah pada aplikasi SmileBASIC 4, tanpa perlu modifikasi perangkat keras. Metode ini bekerja di firmware 23.0.1, tetapi belum permanen karena akses hilang setiap konsol dihidupkan ulang. Temuan ini lebih tepat dibaca sebagai eksperimen komunitas ketimbang krisis keamanan besar.
Laporan via KitGuru menyebut metode tersebut berjalan di firmware 23.0.1 tanpa memerlukan modifikasi perangkat keras. Artinya, konsol standar berpotensi menjalankan kode di luar jalur resmi Nintendo.
Salah satu demonstrasi memperlihatkan Mario Kart World dimodifikasi dengan karakter tidak resmi, termasuk Hatsune Miku dan Peter Griffin. Eksploitasi ini juga membuka jalan bagi aplikasi homebrew, modifikasi game, backup data, serta eksperimen terhadap sejumlah fitur hardware konsol.
Kemampuan tersebut belum berarti seluruh sistem keamanan Switch 2 terbuka. Nintendo juga kemungkinan besar menutup celah ini lewat update sistem berikutnya.
ns2jb masih bersifat tethered. Akses hasil jailbreak hilang begitu konsol dihidupkan ulang, dan proses eksploitasi harus dijalankan kembali dari awal.
Pengguna juga membutuhkan SmileBASIC 4 serta komputer dengan lingkungan perangkat lunak tertentu. Kombinasi ini membuat metode tersebut jauh dari pengalaman jailbreak yang praktis dan permanen.
Belum ada custom firmware yang memberikan kendali luas atas sistem Switch 2. Modifikasi game yang didemonstrasikan pun tidak sama dengan membuka seluruh sistem keamanan atau memungkinkan konsol memainkan semua salinan game bajakan.
Switch 2 baru sekitar setahun di pasar. Kemunculan eksploitasi berbasis software pada periode ini mengikuti pola serupa di generasi konsol sebelumnya, ketika celah ditemukan lalu ditutup bertahap lewat pembaruan firmware.
Nintendo belum memberikan pernyataan resmi soal ns2jb. Perusahaan umumnya merespons temuan semacam ini dengan patch keamanan pada update sistem berikutnya, disertai penyesuaian pada aplikasi lawas yang masih dapat dijalankan di perangkat baru.
Bagi pengguna Indonesia yang mempertimbangkan jailbreak, perlu dicatat bahwa tindakan ini berpotensi melanggar ketentuan layanan Nintendo dan menghilangkan akses ke layanan online resmi. Risiko ban akun dan konsol tetap terbuka.
Sejauh mana ns2jb bertahan sebelum ditambal menjadi penanda berikutnya. Komunitas homebrew kemungkinan melanjutkan eksperimen, sementara Nintendo bergerak menutup celah di firmware selanjutnya.