KOTAMOBAGU — Nama Kompol Romel Pontoh akrab di telinga warga Kota Kotamobagu. Kedekatan itu terbangun bukan karena jabatannya, melainkan dari sikapnya yang selalu hadir dengan senyum hangat dan tutur kata menyenangkan kepada siapa pun, tanpa memandang kedudukan.
Perjalanan karier Romel dimulai dari langkah paling bawah sebagai Bintara. Setiap jenjang yang ditapaki diisi dengan kerja keras, kejujuran, dan rasa tanggung jawab. Pengalaman matang serta kebijaksanaan dalam bertindak kemudian mengantarnya naik pangkat hingga menjadi perwira.
Beberapa kali Romel dipercaya memegang tanggung jawab sebagai Kapolsek. Di setiap daerah tempat bertugas, ia meninggalkan jejak kedekatan yang erat antara pihak kepolisian dan masyarakat setempat.
Kepercayaan besar kini diberikan kepadanya untuk menduduki jabatan strategis sebagai Wakapolres Kota Kotamobagu. Posisi itu menuntut koordinasi lintas satuan fungsi di jajaran Polres dan menjadi penopang utama tugas Kapolres dalam menjaga keamanan wilayah.
Di lingkungan masyarakat Kotamobagu, Romel dikenal sebagai pribadi yang taat beragama dan sangat peduli kepada keluarga serta kerabat. Loyalitas dan keharmonisan dengan seluruh jajaran maupun pimpinan disebut senantiasa dijaga.
Rekam jejak itu membuat namanya lekat dengan citra polisi yang membumi. Warga yang mengenalnya menyebut keramahan sebagai ciri khas yang membuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat berjalan lebih cair.
Kehadiran Romel di posisi Wakapolres diharapkan membawa keberkahan, keamanan, dan kenyamanan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Kotamobagu. Harapan itu sejalan dengan tugas pokok kepolisian di tingkat resort yang menangani persoalan keamanan dan ketertiban sehari-hari.
Jabatan baru ini sekaligus melanjutkan pola karier yang dibangun dari bawah. Bagi jajaran Polres Kotamobagu, pengalaman lapangan Romel sebagai mantan Kapolsek dinilai menjadi modal dalam menangani persoalan warga di tingkat kelurahan dan desa.