9 UMKM Sulawesi Utara Tampil di ISEF 2026 Jakarta, Bidik Pasar Nasional hingga Internasional

Penulis: Zainul Arifin  •  Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:16:01 WIB
Kepala Perwakilan BI Sulawesi Utara Joko Supratikto menyampaikan partisipasi UMKM daerah dalam ISEF 2026.

MANADO — Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Utara, Joko Supratikto, menyatakan ajang tersebut menjadi pintu masuk bagi produk lokal untuk dikenal lebih luas. Menurutnya, pameran ini juga membuka ruang kemitraan usaha bagi pelaku UMKM daerah.

"Partisipasi UMKM Sulawesi Utara dalam ISEF 2026 diharapkan dapat meningkatkan eksposur produk lokal, membuka peluang kemitraan usaha, serta memperkuat daya saing produk unggulan daerah agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional," ujar Joko.

Sembilan UMKM yang dikirim berasal dari tiga sektor berbeda. Ketiganya adalah fesyen muslim, komoditas vanila, dan pangan olahan.

Zabay Collection hingga Narasi Vanila Isi Etalase Promosi

Di sektor fesyen muslim, Zabay Collection tampil dalam Modest Fashion Exhibition. Ajang ini merupakan bagian dari Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) dan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW).

Untuk komoditas vanila, Narasi Vanila mengikuti Business-to-Consumer (B2C) Exhibition Halal Food. Produk vanila Sulawesi Utara dinilai berpotensi dikembangkan sebagai komoditas bernilai tambah yang menjangkau pasar lebih luas.

Tujuh UMKM lainnya berpartisipasi melalui Gema Halal–Halal Mart dengan produk pangan olahan. Ketujuhnya adalah Ramantha Kitchen, D'Sapa, Oma Yuli, Lyvia Nusa Boga, De Harvest, Sambal Hj Ani, dan Dapur Adley.

1.000 Pelaku Industri Halal hingga Business Matching di ISEF ke-13

ISEF 2026 mengusung tema "Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital". Penyelenggaraan ke-13 ini menghadirkan lebih dari 1.000 pelaku industri halal dan lebih dari 100 kegiatan, baik luring maupun daring.

Rangkaian acaranya mencakup business matching perdagangan dan wastra, Forum Bisnis Pesantren, serta forum nasional dan internasional. Forum tersebut membahas halal, zakat, wakaf, pembiayaan haji, dan pariwisata ramah muslim.

Bagi Sulawesi Utara, keikutsertaan di ISEF menjadi jalur memperkenalkan produk unggulan sekaligus memperbesar peluang berkontribusi dalam rantai nilai halal global. Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara mendorong agar momentum promosi ini berlanjut ke kemitraan usaha yang nyata.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: sulutnewstv.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top