MINAHASA — Prestasi Sulawesi Utara diraih setelah persaingan ketat antarprovinsi yang mengirimkan kuda-kuda terbaik. Gubernur Yulius Selvanus menyebut selisih jarak antarkuda di garis finis sangat tipis, tanda kualitas kompetisi tahun ini tinggi.
Bagi Yulius, kemenangan ini bukan sekadar trofi. Ia menyebutnya sebagai momentum kebangkitan olahraga berkuda di daerah yang sempat meredup.
"Saya bersyukur Sulawesi Utara bisa meraih juara umum dan mendapatkan Piala Presiden. Hari ini kita semakin yakin bahwa olahraga pacuan kuda di Sulawesi Utara akan bangkit kembali," ujar Gubernur Yulius Selvanus kepada sejumlah awak media.
Pemprov Sulut berkomitmen mendukung pengembangan cabang olahraga ini melalui Pordasi Sulut, baik secara fisik maupun nonfisik.
Dukungan itu menyasar para joki, pengelola stable, dan atlet agar mampu bersaing hingga tingkat internasional. Yulius meminta seluruh pihak terlibat aktif mendukung program Pordasi Sulut.
"Pemerintah akan mendukung berbagai kegiatan, termasuk pembinaan dan pembekalan bagi para atlet agar mampu meningkatkan prestasi, menjadi yang terbaik, serta bersaing hingga ke tingkat internasional," ungkapnya.
Peluang lebih besar muncul dari rencana pembangunan fasilitas pacuan kuda berskala internasional di Sulawesi Utara. Yulius mengungkapkan hal itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat yang ia hadiri.
"Presiden Prabowo menyampaikan dalam rapat bahwa akan dibangun pacuan kuda berskala internasional di Sulawesi Utara. Ini tentu menjadi harapan besar bagi kemajuan olahraga berkuda di daerah kita," tutup Yulius.
Bupati Minahasa Robby Dondokambey menyambut baik pelaksanaan Kejurnas Seri II di Tompaso. Menurutnya, ajang ini memperkuat posisi Minahasa sebagai daerah pengembangan olahraga berkuda di Sulut.
"Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong kebangkitan olahraga berkuda, melahirkan atlet-atlet berprestasi, serta membawa dampak positif bagi perekonomian dan promosi pariwisata Minahasa," ujar Robby Dondokambey.
Kejuaraan yang dipadati ribuan warga pecinta olahraga berkuda itu juga dihadiri Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang dan Ketua TP PKK Minahasa Martina Lengkong.