Pencarian

Tagihan Listrik Membengkak? PLN Pastikan Tarif Tak Naik, Ini Penyebabnya

Sabtu, 16 Mei 2026 • 14:16:01 WIB
Tagihan Listrik Membengkak? PLN Pastikan Tarif Tak Naik, Ini Penyebabnya
PLN pastikan tarif listrik rumah tangga tidak naik meski tagihan membengkak.

SULAWESI UTARA — PT PLN (Persero) menegaskan tidak ada kenaikan tarif tenaga listrik untuk sektor rumah tangga. Meski begitu, perusahaan pelat merah ini mengakui adanya fluktuasi jumlah tagihan yang dibayarkan pelanggan setiap periode.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menjelaskan perbedaan nominal pembayaran itu wajar terjadi. Penyebabnya bukan semata-mata perubahan tarif, melainkan volume pemakaian energi dan komponen biaya lain yang diatur pemerintah daerah.

“PLN mendukung pelanggan memahami bahwa pembayaran listrik tidak hanya dipengaruhi tarif listrik, tetapi juga pola penggunaan energi serta komponen lain yang mengikuti ketentuan pemerintah daerah maupun regulasi yang berlaku,” ujar Gregorius dalam keterangan resminya, Sabtu (16/5/2026).

Komponen Biaya yang Sering Terlewat

Bagi pelanggan pascabayar, tagihan dihitung dari pemakaian kWh yang tercatat di meteran. Angka ini kemudian ditambah komponen lain seperti Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang besarannya berbeda di tiap daerah, biaya materai, dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk golongan tertentu.

Untuk pelanggan prabayar, nominal token listrik yang dibeli tidak seluruhnya menjadi energi listrik. Sebagian dana pertama-tama dipotong untuk PPJ sesuai aturan pemda setempat. Baru sisanya dikonversi menjadi kWh.

Ilustrasi Perhitungan Token Listrik

PLN memberikan contoh konkret. Pelanggan daya 2.200 VA yang membeli token Rp200.000 di Jakarta akan dikenakan PPJ 2,4 persen. Artinya, Rp4.800 langsung dialokasikan untuk pajak daerah, menyisakan Rp195.200 untuk dikonversi menjadi listrik.

Dengan tarif Rp1.444,70 per kWh, pelanggan hanya mendapatkan 135 kWh energi. Jika pelanggan pascabayar dengan daya sama menggunakan listrik 135 kWh dalam sebulan, total tagihan yang dibayarkan pun akan setara setelah ditambah PPJ.

Kontrol Tagihan Lewat PLN Mobile

PLN mendorong pelanggan untuk lebih aktif memantau konsumsi listrik. Melalui aplikasi PLN Mobile, pelanggan bisa melihat histori pemakaian dan riwayat pembelian token kapan saja.

Fitur Swacam (Swadaya Catat Angka Meter) juga tersedia bagi pelanggan pascabayar. Pelanggan bisa memotret angka meteran sendiri lalu mengirimkannya melalui aplikasi. Ini membantu memastikan tagihan sesuai pemakaian riil.

“Melalui pemahaman yang lebih baik terhadap pola konsumsi dan komponen pembayaran listrik, pelanggan dapat memanfaatkan energi listrik secara lebih efisien, nyaman, dan sesuai kebutuhan sehari-hari,” tutup Gregorius.

Bagikan
Sumber: akurat.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks