MINAHASA — Benyamin Sangari resmi menjadi salah satu kontestan dalam pemilihan Hukum Tua (Kepala Desa) di Desa Kalawiran, Kecamatan Kombi. Dengan nomor urut 1, ia membawa visi kepemimpinan yang mengedepankan transparansi dan pelayanan langsung ke masyarakat.
Siapa Benyamin Sangari dan Mengapa Figurnya Dikenal Bersih?
Benyamin bukanlah nama baru di panggung sosial Desa Kalawiran. Sebelum maju sebagai calon Hukum Tua, ia sudah aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Warga setempat mengenalnya sebagai sosok yang tidak segan turun langsung ke lapangan, mendengar keluhan, dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
“Dia itu orangnya sederhana. Kalau ada warga yang butuh bantuan, dia cepat tanggap. Tidak sombong,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya. Reputasi sebagai pemimpin yang bersih dari praktik transaksional menjadi nilai jual utama dalam kontestasi kali ini.
Gaya Merakyat yang Jadi Andalan di Desa Kalawiran
Gaya kepemimpinan merakyat yang diusung Benyamin bukan sekadar slogan. Dalam setiap pertemuan warga, ia kerap hadir lebih awal dan duduk berdampingan dengan para petani dan ibu-ibu PKK. Pendekatan ini dinilai efektif untuk menjaring aspirasi langsung dari akar rumput.
Para pendukungnya meyakini bahwa kedekatan emosional ini akan memudahkan koordinasi pembangunan desa ke depan. “Kami butuh pemimpin yang tahu persis kondisi kami di sawah dan di pasar, bukan hanya duduk di kantor,” tambah??? warga.
Modal Sosial dan Harapan Warga untuk Perubahan
Kontestasi politik desa di Minahasa kerap ditentukan oleh kedekatan personal dan rekam jejak. Dalam konteks ini, Benyamin Sangari memiliki modal sosial yang kuat. Warga berharap jika terpilih, ia mampu membenahi infrastruktur dasar seperti jalan usaha tani dan akses air bersih yang masih menjadi keluhan utama.
Meski masa kampanye masih berlangsung, sosok calon nomor urut 1 ini sudah mulai menarik perhatian pemilih dari berbagai kalangan usia. Pertarungan di Desa Kalawiran diprediksi akan berlangsung ketat, namun nama Benyamin tetap menjadi salah satu kuda hitam yang patut diperhitungkan.
Apa Langkah Selanjutnya bagi Calon Hukum Tua Ini?
Tim sukses Benyamin terus menggencarkan sosialisasi door-to-door untuk menjangkau pemilih yang belum menentukan pilihan. Mereka mengusung program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan dasar warga. Keputusan akhir kini ada di tangan 1.200 lebih pemilih tetap Desa Kalawiran yang akan mencoblos dalam waktu dekat.