PT Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo (BSG) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama Pola Kemitraan Sektor Pertanian dan Perkebunan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara. Kerja sama yang mencakup budidaya tanaman kelapa dan pemasaran hasil olahannya itu menyiapkan dukungan pembiayaan dari BSG serta pendampingan budidaya dan kepastian pasar dari pemerintah daerah. Penandatanganan dilakukan sebagai upaya memperkuat komoditas unggulan daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani setempat.
MANADO — Direktur Utama BSG Revino M Pepah menyatakan pihaknya berkomitmen mendukung program pengembangan ekonomi daerah melalui sektor pertanian, khususnya komoditas unggulan kelapa. Komitmen itu diwujudkan lewat penandatanganan MoU dan PKS Pola Kemitraan Sektor Pertanian dan Perkebunan di Kabupaten Minahasa Tenggara.
Kerja sama tersebut melibatkan perbankan daerah, pemerintah, dan sektor riil. Tujuannya mendongkrak kesejahteraan petani melalui optimalisasi komoditas unggulan di daerah itu.
Ruang Lingkup Kerja Sama: Budidaya hingga Pemasaran Kelapa
Revino menjelaskan ruang lingkup kesepakatan mencakup dua dokumen. Pertama, MoU tentang Pola Kemitraan Sektor Pertanian/Perkebunan. Kedua, PKS spesifik mengenai pola kemitraan budidaya tanaman kelapa dan pemasaran beserta hasil olahannya.
Melalui skema kemitraan ini, BSG siap memberikan dukungan pembiayaan dan penguatan ekosistem finansial bagi para petani. Sementara pihak pemerintah daerah memastikan pendampingan budidaya serta kepastian pasar bagi hasil pertanian masyarakat.
"Kami berupaya untuk terus berkomitmen dalam mendukung program pengembangan ekonomi daerah melalui sektor pertanian khususnya komoditas unggulan kelapa," kata Revino di Manado, Sulut, Jumat.
Peran BSG sebagai "Torang Pe Bank" di Sulawesi Utara
Revino menyebut sinergi ini sebagai wujud nyata peran strategis Bank SulutGo sebagai "Torang Pe Bank". Bank daerah itu hadir menggerakkan perekonomian daerah, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Utara, khususnya Minahasa Tenggara.
Dia berharap sektor pertanian dan perkebunan di Minahasa Tenggara semakin berdaya saing tinggi dan mandiri. Dampaknya diharapkan luas bagi pertumbuhan ekonomi regional.
OJK: Target Inklusi dan Literasi Keuangan hingga Pelosok Desa
Kepala OJK Sulut dan Gorontalo Robert Sianipar menilai dua sektor yang dikembangkan akan memberikan dampak nyata pada pertumbuhan ekonomi Sulut. Menurutnya, target inklusi dan literasi keuangan bisa menyentuh semua kalangan masyarakat hingga pelosok desa.
Kemitraan ini menyatukan pembiayaan perbankan, pendampingan budidaya, dan jaminan pasar dalam satu skema. Petani kelapa di Minahasa Tenggara menjadi pihak yang langsung merasakan manfaatnya.