Pencarian

Merah Putih One for All Diadaptasi Jadi Film Live Action, Endiarto Kembali Sutradarai

Sabtu, 19 September 2026 • 18:02:02 WIB
Merah Putih One for All Diadaptasi Jadi Film Live Action, Endiarto Kembali Sutradarai

SULAWESI UTARA — Endiarto memastikan Merah Putih: One for All bakal diadaptasi menjadi film live action dengan dirinya kembali duduk di kursi sutradara. Proyek layar lebar bertema proklamasi kemerdekaan ini sepenuhnya digarap tim internal Perfiki, meski pintu kolaborasi tetap terbuka bagi rumah produksi maupun perusahaan yang ingin mendukung. Keputusan ini diambil setelah minimnya tayangan bertema proklamasi yang rilis di bioskop Indonesia.

"Dari Agustus kemarin 17, karena belum ada tayangan yang serupa kan kita nanti tuh tahun ini. Apakah yang dulu komen bisa me-remake, bisa begini, memberi nilai dan sebagainya, ternyata tidak ada yang berkontribusi dan tidak ada tayangan film yang khusus proklamasi," ujar Endiarto saat dihubungi, Jumat (18/9/2026).

Sebelumnya, karya mereka sempat memantik komentar publik yang menantang hadirnya versi live action. Tantangan itu kini dijawab langsung oleh tim Perfiki.

Produksi Dipegang Tim Internal Perfiki

Endiarto menegaskan seluruh hak kekayaan intelektual Merah Putih: One for All berada di bawah naungan Perfiki. Proses produksi versi live action akan dikerjakan oleh tim internal studio.

"Iya tetaplah, itu kan milik kita, Perfiki," kata Endiarto.

Meski begitu, Perfiki tidak menutup diri dari pihak luar. Mereka menyambut siapa pun yang ingin berkontribusi, mulai dari rumah produksi hingga perusahaan yang tertarik mendukung penggarapan film ini.

"Kita terbuka kalau ada yang mau, gitu. Kalau ada yang mau, kita sih terbuka. Mau PH, mau company, mau apa pun lah," katanya.

Endiarto menyadari tema sejarah kenegaraan kerap dipandang kurang komersial oleh industri. Karena itu, timnya bersiap mengupayakan realisasi proyek ini sebagai bentuk apresiasi terhadap perfilman bertema kemerdekaan.

"Karena memang untuk film proklamasi ini kan banyak yang enggak mau ya karena enggak komersil, makanya kita harus berjibaku untuk mewujudkan ini sebagai bentuk apresiasi kita terhadap perfilman khusus buat 17 Agustus," sambungnya.

Endiarto Kembali Menyutradarai

Untuk kursi sutradara, Endiarto kembali turun tangan secara langsung. Ia akan mengawal proses syuting dari awal hingga akhir bersama tim inti Perfiki.

"Sama, nanti saya sendiri nanti. Enggak bisa ke ke orang lain lagi, memang harus tim kita sendiri, tim Perfiki sendirilah," tegasnya.

Ia menilai tim Perfiki paling memahami alur emosi kisah kepahlawanan anak-anak yang menjadi pusat cerita. Keputusan menyutradarai kembali dinilai paling tepat untuk menjaga konsistensi visi kreatif proyek ini.

Merah Putih: One for All sebelumnya dikenal sebagai karya animasi bernuansa perjuangan kemerdekaan. Adaptasi live action ini menambah daftar proyek film sejarah yang coba menghidupkan kembali narasi proklamasi di layar lebar Indonesia.

Follow halomanado.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kapanlagi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks