MANADO — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan mengambil bagian dalam Pekan Budaya Wilayah Bolaang Mongondow yang digelar di Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara, Manado, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan itu menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara.
Kabupaten Bolsel tampil melalui sejumlah potensi budaya daerah. Salah satunya workshop pembuatan kuliner tradisional Kukusa, yang dikemas sebagai upaya memperkenalkan kekayaan kuliner khas Bolsel sekaligus menjaga keberlanjutan warisan budaya kepada generasi berikutnya.
Kehadiran Wabup Deddy Abdul Hamid menjadi bentuk dukungan Pemkab Bolsel terhadap pelestarian, pengembangan, dan promosi kebudayaan daerah sebagai bagian dari identitas masyarakat Sulawesi Utara.
Ruang Promosi Seni, Tradisi, hingga Kuliner Bolaang Mongondow
Pekan Budaya Wilayah Bolaang Mongondow menjadi ruang untuk memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan seni, tradisi, kuliner, kerajinan, serta berbagai potensi budaya masyarakat Bolaang Mongondow kepada masyarakat luas.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara, Ketua TP-PKK/Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Utara, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Utara atau yang mewakili, tokoh adat, budayawan, seniman dan musisi, pelaku UMKM, pengurus Dekranasda, serta para tamu undangan dan masyarakat.
2.000 Budayawan, Seniman, dan Olahragawan Dapat Jaminan Sosial BPJS
Gubernur Sulawesi Utara menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat pelestarian seni dan budaya melalui sinergi bersama seniman, budayawan, musisi, pelaku UMKM, dan Dekranasda.
Dukungan terhadap para pelaku budaya diwujudkan melalui penyediaan ruang berekspresi dan pembenahan sarana budaya. Pemerintah provinsi juga menyiapkan langkah konkret berupa perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi sekitar 2.000 budayawan, seniman, dan olahragawan.
Langkah itu diharapkan memberi perlindungan sekaligus rasa aman bagi para pelaku seni dan budaya dalam berkarya. Keberadaan kebudayaan pun diharapkan makin kuat sebagai bagian penting dari identitas daerah.
Pemajuan Budaya Digabung dengan Pariwisata demi Ekonomi Daerah
Gubernur menekankan pentingnya mengintegrasikan pemajuan kebudayaan dengan pengembangan pariwisata. Sinergi tersebut diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan kreativitas masyarakat, serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Sulawesi Utara.
Pengembangan produk kerajinan daerah, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, dan penyediaan ruang bagi kegiatan seni dan budaya menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan promosi potensi daerah. Upaya itu sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan.
Melalui Pekan Budaya Wilayah Bolaang Mongondow, Pemkab Bolsel terus mendorong pengenalan dan pelestarian kekayaan budaya daerah agar tetap hidup, berkembang, dan dikenal generasi mendatang sebagai bagian dari identitas budaya Sulawesi Utara.