Pencarian

Gubernur Yulius Sebut Ekonomi Sulut Tumbuh 5,42 Persen, IPM Lampaui Rata-rata Nasional

Kamis, 24 September 2026 • 05:16:01 WIB
Gubernur Yulius Sebut Ekonomi Sulut Tumbuh 5,42 Persen, IPM Lampaui Rata-rata Nasional
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus memaparkan capaian pembangunan daerah di Manado.

MANADO — Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga penurunan kemiskinan. Menurutnya, pembangunan Sulut bergerak dengan tingkat resiliensi yang amat solid.

Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Sulut secara kumulatif berada di angka 5,66 persen. Sementara pada triwulan II 2026, angka perekonomian daerah berada di level 5,42 persen.

Yulius menegaskan angka-angka itu bukan sekadar deretan statistik di atas kertas laporan. Baginya, data tersebut menggambarkan denyut nadi kehidupan warga.

Geliat Pasar hingga Daya Beli Warga Jadi Cerminan Data Ekonomi

Gubernur menyebut angka pertumbuhan ekonomi tercermin dari geliat transaksi pedagang di pasar-pasar tradisional. Roda usaha mikro dan kecil juga dinilai terus berputar.

"Angka-angka tersebut juga menggambarkan terjaganya daya beli masyarakat di tengah inflasi global, serta semakin mantapnya kepercayaan para investor untuk menanamkan modalnya di tanah Sulawesi Utara," ujar Yulius.

Ketangguhan ekonomi itu, lanjutnya, berbanding lurus dengan peningkatan kualitas hidup manusia di Sulut.

IPM Sulut 76,32, di Atas Rata-rata Nasional 75,90

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Utara secara konsisten berada di atas rata-rata nasional. Pada 2025, IPM Sulut menembus angka 76,32, melampaui angka nasional sebesar 75,90.

"Pencapaian IPM ini menerangkan fakta nyata bahwa akses anak-anak kita terhadap pendidikan bermutu kian meluas, derajat kesehatan masyarakat membaik, usia harapan hidup bertambah panjang, dan kualitas taraf hidup keluarga di Sulut terus mengalami peningkatan," kata Yulius.

Dia menambahkan, perluasan akses pendidikan dan perbaikan derajat kesehatan menjadi bagian dari peningkatan taraf hidup keluarga di daerah tersebut.

Kemiskinan Sulut 6,32 Persen, Lebih Rendah dari Nasional

Pemprov Sulut mencatat angka kemiskinan bertahan di bawah rata-rata nasional. Pada triwulan II 2026, kemiskinan nasional berada di level 8,47 persen, sementara Sulut berada di level 6,32 persen.

"Pada triwulan II tahun 2026, tatkala kemiskinan nasional berada di level 8,47 persen, Sulawesi Utara sanggup menekannya hingga ke level 6,32 persen," ujar Yulius.

Data pertumbuhan ekonomi, IPM, dan kemiskinan itu menjadi potret pembangunan Sulut yang dipaparkan Gubernur di Manado. Sejumlah indikator disebut tetap terjaga di tengah tekanan inflasi global.

Follow halomanado.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: manado.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks