Pencarian

Amri/Nita ke Final Asian Games 2026 Usai Tumbangkan Unggulan China

Senin, 28 September 2026 • 15:17:31 WIB
Amri/Nita ke Final Asian Games 2026 Usai Tumbangkan Unggulan China
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju ke final ganda campuran Asian Games 2026 setelah mengalahkan Feng Yan Zhe/Huang Dongping dua gim langsung 21-12, 21-14.

SULAWESI UTARA — Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju ke final bulutangkis Asian Games 2026 nomor ganda campuran setelah mengalahkan unggulan utama asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dongping, dua gim langsung 21-12, 21-14 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium. Kemenangan atas pasangan peringkat satu dunia ini membalas kekalahan mereka di final Kejuaraan Dunia BWF 2026 sekaligus mengantar Indonesia ke final ganda campuran Asian Games untuk pertama kalinya dalam 12 tahun.

Amri/Nita tampil di Court 1 Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Senin (28/9), dan tidak memberi ruang bagi Feng/Huang untuk mengembangkan permainan. Pasangan peringkat 15 BWF itu menutup laga dalam dua gim tanpa drama panjang.

Hasil ini tergolong mengejutkan. Feng/Huang datang sebagai ganda campuran nomor satu dunia, sementara Amri/Nita baru saja kalah dari pasangan yang sama di final Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Balas Dendam atas Kekalahan di Final Kejuaraan Dunia

Kekalahan di Kejuaraan Dunia jadi titik balik bagi Amri/Nita. Sejak pulang dari turnamen itu, keduanya ditangani penuh oleh Coach Nova Widianto dengan program latihan yang jauh lebih kompleks.

Amri mengakui perubahan pendekatan itu berperan besar dalam hasil di Asian Games. Ia menyebut kekalahan sebelumnya justru membuka mata soal kekurangan yang harus dibenahi.

"Dari Kejuaraan Dunia kami belajar satu hal, kami masih bisa asal mau dari segala kekurangan ini kami mau perbaiki, kami asah lagi kemampuan kami. Alhamdulillah pulang dari Kejuaraan Dunia sudah dipegang penuh Coach Nova (Widianto) dan sangat membantu buat kami karena cukup kompleks dari latihannya," ujar Amri di rilis yang diterima detikSport.

Nita Menangis Usai Lewati Masa Sulit

Bagi Nita, tiket final ini bukan sekadar hasil pertandingan. Sepanjang awal tahun, performa Amri/Nita jauh dari harapan dan sempat membuat keduanya kehilangan arah.

Nita menyambut kelolosan ke final dengan tangis haru. Ia mengaku lega karena kerja keras berbulan-bulan akhirnya berbuah.

"Sudah lama banget tidak masuk final dan juga ya sampai berada di titik ini tidak mudah buat kami berdua. Dengan naik turunnya, sempat awal tahun hasilnya jauh banget dari apa yang kami harapkan. Hari ini di Asian Games, kami bisa main ke final. Rasanya bikin saya lega dan sangat-sangat bersyukur," jelas Nita.

Rekor 12 Tahun dan Ujian Terakhir di Partai Puncak

Amri/Nita menjadi ganda campuran Indonesia pertama yang menembus final Asian Games sejak Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir pada 2014. Jarak 12 tahun itu menegaskan betapa sulitnya bersaing di sektor ganda campuran Asia.

Di partai puncak, Amri/Nita akan menghadapi Jiang ZhenBang/Wei Yaxin, pasangan China lainnya. Laga ini jadi ujian terakhir bagi keduanya untuk meraih emas dan menutup perjalanan panjang yang sempat penuh keraguan.

Follow halomanado.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks