MANADO — Julio Lawendatu mewakili Kabupaten Kepulauan Sangihe, sementara Fidelis Greatania mewakili Kota Manado. Keduanya dinyatakan sebagai pemenang usai melalui tahapan seleksi yang diikuti 15 finalis dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.
Sebelum grand final, para finalis menerima pembekalan seputar literasi. Materi itu disiapkan sebagai bekal menjalankan peran sebagai duta literasi di daerah masing-masing.
Kampanye Literasi Menyasar Sekolah dan Kampus
Ketua Putra Putri Literasi Sulawesi Utara, Standius Bara Prima, menyebut terpilihnya pemenang tahun ini sebagai momentum menghadirkan semangat baru bagi gerakan literasi di daerah.
"Kita punya semangat baru untuk menyuarakan literasi di Sulawesi Utara, tentunya kita akan ada kampanye literasi di sekolah dan juga kampus dan tentunya setiap generasi wajib membuat karya," ujar Bara saat diwawancarai RRI Manado usai grand final.
Menurutnya, kampanye literasi tidak berhenti pada ajakan membaca. Generasi muda didorong aktif menulis dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Komitmen Pemenang Jadi Sorotan
Bara berharap Julio dan Fidelis menjaga komitmen menjalankan tugas sebagai duta literasi. Peran itu dinilai penting agar gerakan literasi menjangkau lebih banyak kalangan.
"Harapan saya para pemenang nantinya terus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi Sulawesi Utara," katanya.
Dengan terpilihnya pasangan ini, gerakan literasi di Sulawesi Utara diarahkan menyentuh lingkungan sekolah, perguruan tinggi, hingga masyarakat luas. Julio dan Fidelis akan menjalankan tugas tersebut sepanjang periode 2026.