Pencarian

Kebakaran Rumput di Perbukitan Merambat ke Runway 18 Bandara Sam Ratulangi Manado, 6 Mobil Pemadam Dikerahkan

Rabu, 07 Oktober 2026 • 07:58:31 WIB
Kebakaran Rumput di Perbukitan Merambat ke Runway 18 Bandara Sam Ratulangi Manado, 6 Mobil Pemadam Dikerahkan
Petugas memadamkan kebakaran rumput yang merambat ke sisi udara Runway 18 Bandara Sam Ratulangi Manado.

Kebakaran rumput di area luar pagar Bandara Sam Ratulangi Manado merambat ke sisi udara Runway 18 pada Selasa sekitar pukul 10.55 WITA. PT Angkasa Pura Indonesia mengerahkan enam kendaraan pemadam untuk mengendalikan api yang diduga terbawa angin kencang dari perbukitan di luar perimeter bandara.

MANADO — General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado Radityo Ari Purwoko menyatakan api awalnya muncul dari rumput di area luar pagar bandara, lalu menjalar ke area rumput sisi udara Runway 18. Informasi awal di lapangan menyebut sumber api berasal dari perbukitan di luar perimeter bandara.

Angin kencang di sekitar lokasi diduga mendorong api masuk melewati batas perimeter. Petugas pemadam bergerak cepat begitu kebakaran terdeteksi di area runway.

Enam Kendaraan Pemadam Dikerahkan ke Lokasi

Penanganan melibatkan dua unit kendaraan pemadam ARFF (Airport Rescue and Fire Fighting) milik bandara. Dua unit kendaraan pemadam dari Lanud turut dikerahkan, ditambah dua unit mobil pemadam kebakaran Kota Manado.

"Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.55 WITA. Kejadian bermula dari kebakaran rumput di area luar pagar bandara, yang kemudian merambat ke area rumput di sisi udara (airside) Runway 18," kata Radityo di Manado, Selasa.

Total enam kendaraan pemadam diterjunkan ke titik kebakaran. Hingga Selasa siang, api dilaporkan sudah bisa dikendalikan secara bertahap.

Pendinginan Berlanjut, Petugas Awasi Titik Api Sisa

Petugas masih menjalankan proses pemadaman dan pendinginan (cooling down) di lokasi. Langkah itu untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali.

"Hingga saat ini, api telah dapat dikendalikan secara bertahap," ujar Radityo.

Proses penanganan diperkirakan masih membutuhkan waktu sekitar satu jam. Seluruh unsur terkait akan terus memantau kondisi area runway selama proses pendinginan berlangsung.

Angin Kencang Jadi Faktor Penyebaran Api

Berdasarkan informasi awal di lapangan, angin yang cukup kencang berperan mendorong api dari perbukitan masuk ke area perimeter bandara. Kondisi geografis perbukitan di sekitar bandara membuat rumput kering mudah terbakar dan cepat menjalar.

Belum ada laporan mengenai dampak kebakaran terhadap jadwal penerbangan maupun fasilitas bandara. Pihak bandara belum merinci luas area rumput yang terbakar.

Follow halomanado.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: manado.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks