Pemkab Bolsel Teken MoU dengan IAI Kotamobagu, Kampus Kedua Disiapkan di Tolondadu

Penulis: Zainul Arifin  •  Rabu, 30 September 2026 | 15:16:01 WIB
Bupati Bolsel Iskandar Kamaru dan Rektor IAI Kotamobagu Muliadi Mokodompit menandatangani MoU kerja sama pendidikan di Bolsel.

BOLSEL — Kerja sama antara Pemkab Bolsel dan IAI Kotamobagu bukan kali pertama dijalin. Kedua pihak telah berkolaborasi sejak 2018, terutama dalam peningkatan pendidikan dan penyesuaian ijazah bagi aparatur sipil negara di lingkungan pemkab.

Rektor IAI Kotamobagu Muliadi Mokodompit menyebut kemitraan itu telah memberi manfaat nyata bagi ASN Bolsel. "Hubungan kerja sama dengan Pemkab Bolsel bukan hal baru," ujarnya.

Kampus Kedua di Tolondadu dan LKBH Disiapkan

IAI Kotamobagu tengah memfinalisasi rencana pembangunan kampus kedua di kawasan Tolondadu. Fasilitas itu diharapkan mendekatkan akses pendidikan tinggi bagi warga Bolsel yang selama ini harus menempuh jarak jauh.

Selain kampus, perguruan tinggi tersebut merencanakan kehadiran perwakilan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum. Beasiswa dan bantuan pendidikan juga dibuka bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi.

Pengembangan kampus tidak hanya diarahkan pada kegiatan perkuliahan. IAI Kotamobagu mendorong peningkatan kualitas akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pernikahan Dini Jadi Bahan Pertimbangan Kebijakan

Sejumlah penelitian sosial dan ekonomi telah dilakukan di wilayah Bolsel. Salah satunya menyoroti persoalan pernikahan dini yang diharapkan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam merumuskan kebijakan.

Bupati Bolsel Iskandar Kamaru menilai kemitraan dengan perguruan tinggi berperan penting meningkatkan kualitas SDM daerah. Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjawab tantangan pendidikan.

SKB Disiapkan Jadi Tempat Kuliah Sementara

Biaya dan jarak akses pendidikan menjadi perhatian utama Pemkab Bolsel. Fasilitas Sanggar Kegiatan Belajar dibuka sebagai tempat perkuliahan sementara agar warga bisa mengikuti pendidikan tinggi dengan akses lebih dekat.

Pemanfaatan SKB itu sekaligus menekan kebutuhan biaya operasional. Iskandar juga mendorong pemanfaatan potensi SDM lokal, khususnya tenaga berpendidikan magister.

Lulusan S2 di lingkungan pemerintahan didorong memiliki peluang mengikuti program kualifikasi atau kesetaraan mengajar sesuai ketentuan. Langkah itu diharapkan memenuhi kebutuhan tenaga pendidik sekaligus memberi ruang bagi SDM lokal berkontribusi di Bolsel.

Kegiatan penandatanganan turut dihadiri Sekretaris Daerah Bolsel, Asisten III, jajaran dosen IAI Kotamobagu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, serta tenaga ahli.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: detotabuan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top