MANADO — Penghargaan itu disampaikan Gubernur Yulius Selvanus di hadapan jajaran DPRD Sulut dalam Rapat Paripurna Perubahan APBD 2026, Senin (21/9/2026). Ia menyebut prestasi tersebut sebagai hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, legislatif, dan tenaga pendidik.
Insentif fiskal Rp 2 miliar dari Pemerintah Pusat menjadi ganjaran atas capaian Sulut di ajang tingkat regional. Dana itu masuk kategori penghargaan berbasis kinerja layanan publik, bukan alokasi rutin dalam APBD.
Penilaian dilakukan pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang digelar di Makassar. Sulut dinilai unggul pada kategori akses penduduk terhadap layanan pendidikan dibanding daerah lain di kawasan yang sama.
Kemenangan itu menempatkan Sulut sebagai satu-satunya penerima Terbaik 1 untuk kategori tersebut di batch ini. Pemerintah Pusat kemudian menetapkan insentif fiskal sebagai bentuk apresiasi atas kinerja yang terukur.
Gubernur memastikan dana insentif akan disalurkan sesuai petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Prioritasnya memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Sulawesi Utara.
"Terima kasih atas kerja keras dan sinergitas semua pihak, termasuk DPRD Sulut dan para tenaga pendidik. Insentif ini akan dimanfaatkan secara tepat sasaran demi peningkatan layanan pendidikan," ujar Gubernur.
Penyaluran dilakukan secara transparan dan akuntabel. Pemprov Sulut belum merinci alokasi per program atau per kabupaten/kota penerima manfaat.
Pengumuman insentif disampaikan di tengah Rapat Paripurna Perubahan APBD 2026 DPRD Sulut. Kabar itu disebut membuat suasana rapat lebih hangat dibanding agenda anggaran biasanya.
Bagi Pemprov, insentif ini menambah ruang fiskal di luar pos belanja daerah yang sudah ditetapkan. Nilainya memang tidak besar, tetapi menjadi sinyal pengakuan pusat atas kinerja layanan pendidikan.
DPRD Sulut menyambut positif capaian tersebut. Legitimasi politik untuk program pendidikan diharapkan menguat pada pembahasan anggaran berikutnya.
Pemprov Sulut akan menindaklanjuti penyaluran insentif sesuai juknis yang berlaku. Pemerintah daerah juga belum mengumumkan jadwal pencairan maupun bentuk program yang akan dibiayai.
Ke depan, capaian di ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi menjadi indikator kinerja yang bisa memengaruhi peluang insentif fiskal berikutnya. Sulut kini memegang modal reputasi sebagai daerah dengan layanan pendidikan terbaik di Regional Sulawesi.