SULAWESI UTARA — iPhone Duo resmi tercatat membawa baterai 4.883 mAh di label energi Uni Eropa, sedikit lebih besar dari Samsung Galaxy Z Fold 8 yang berkapasitas 4.800 mAh. Angka ini menempatkan foldable pertama Apple itu di antara iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, namun daya tahannya belum terbukti karena belum ada hasil pengujian.
Label energi Uni Eropa yang dipublikasikan menjelang pengiriman unit perdana mengonfirmasi kapasitas baterai iPhone Duo sebesar 4.883 mAh. Regulasi setempat mewajibkan setiap ponsel yang dijual di kawasan tersebut mencantumkan informasi daya, ketahanan jatuh, tingkat reparabilitas, dan rating IP pada label yang bisa diakses publik.
Angka tersebut sekaligus menjawab rumor yang beredar sejak lama. Sebagai pembanding, iPhone 18 Pro versi eSIM-only memiliki baterai 4.288 mAh, sedangkan iPhone 18 Pro Max mencapai 5.567 mAh. Posisi iPhone Duo berada tepat di tengah keduanya.
Spesifikasi Baterai dan Daya Tahan iPhone Duo
- Kapasitas baterai: 4.883 mAh
- Siklus pengisian penuh: 1.000 kali dengan jaminan kapasitas minimal 80 persen
- Rating IP: IP68, tahan rendam hingga kedalaman enam meter
- Chipset: A20 Pro, modem C2
- Ketahanan layar: tahan gores hingga skala 5 Mohs
Kapasitas besar belum tentu berbanding lurus dengan daya tahan. Layar ganda berukuran hampir 8 inci menjadi beban tersendiri bagi konsumsi daya, sehingga durasi pemakaian aktual baru bisa dipastikan setelah pengujian laboratorium.
Perbandingan dengan Foldable Lain
Di segmen foldable, iPhone Duo bersaing ketat dengan Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra yang membawa baterai 5.000 mAh dan Google Pixel 11 Pro Fold dengan 4.806 mAh. Keduanya berdesain buku lipat penuh yang menyisakan ruang lebih lega untuk sel baterai.
Motorola Razr Fold menjadi yang terbesar di daftar ini dengan 6.000 mAh. Adapun Galaxy Z Fold 8 berada sedikit di bawah iPhone Duo, yakni 4.800 mAh, dan bertahan 12 jam 50 menit dalam pengujian Tom's Guide.
Selisih 83 mAh memang tipis. Namun iPhone Duo memakai chipset A20 Pro dan modem C2 yang sama dengan seri iPhone 18 Pro, termasuk fitur hemat daya di dalamnya. Kombinasi itu berpotensi membuat Duo bertahan lebih lama dari Z Fold 8, meski klaim tersebut masih menunggu pembuktian.
Ketahanan Bodi dan Skor Reparabilitas
Label EU mencatat iPhone Duo mampu melewati 140 kali uji jatuh tanpa masalah. Angka itu turun drastis menjadi 35 kali saat layar dalam kondisi terbuka penuh, menandakan panel dalam tetap rentan terhadap benturan.
Sebagai pembanding, Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra masing-masing bertahan hingga 210 kali jatuh, lalu menyusut ke 45 kali dalam posisi terbuka. iPhone 18 Pro Max mencatat 180 kali jatuh.
Untuk urusan reparabilitas, iPhone Duo hanya meraih skor 2,65. Angka ini lebih rendah dari iPhone 18 Pro Max yang mencapai 3,14, serta Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra yang masing-masing mencatat 2,79 dan 2,78. Artinya, perbaikan komponen di perangkat ini diperkirakan lebih rumit dan berpotensi lebih mahal.
Siapa yang Cocok Memilih iPhone Duo
iPhone Duo menyasar pengguna yang menginginkan perangkat lipat Apple dengan daya tahan setara foldable kelas atas. Kapasitas 4.883 mAh cukup kompetitif di kelasnya, ditopang chipset hemat daya dan rating IP68.
Calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan skor reparabilitas yang rendah serta kerentanan layar dalam saat terbuka. Bagi yang mengutamakan ketahanan bodi dan kemudahan servis, Galaxy Z Fold 8 masih menawarkan angka uji jatuh lebih tinggi. Keputusan akhir sebaiknya menunggu hasil pengujian daya tahan baterai iPhone Duo yang belum tersedia.