OJK Sulutgo Peringatkan Mahasiswa Manado Waspadai Investasi Bodong Bermodus Media Sosial

Penulis: Alfin Murtado  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:39:01 WIB
Kepala OJK Sulutgo Robert Sianipar memberikan keterangan kepada media di Manado.

Otoritas Jasa Keuangan Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo mengingatkan mahasiswa di Manado agar tidak tergiur tawaran investasi bodong yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Kepala OJK Sulutgo Robert Sianipar menyebut mahasiswa perlu memahami produk dan layanan keuangan sebelum memutuskan berinvestasi. Peringatan disampaikan menyusul maraknya tawaran investasi ilegal yang beredar melalui media sosial dan aplikasi pesan.

MANADO — Kepala OJK Sulutgo Robert Sianipar menilai mahasiswa kerap menjadi sasaran empuk penawaran investasi ilegal karena minimnya pemahaman soal produk keuangan. Edukasi ke kampus menjadi salah satu cara OJK menekan risiko itu.

"Mahasiswa dinilai perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai produk dan layanan keuangan sebelum memutuskan untuk berinvestasi," kata Robert di Manado.

Menurut Robert, edukasi ke kalangan generasi muda merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. OJK menyasar mahasiswa karena kelompok ini mulai aktif mengelola uang sendiri, tetapi belum tentu paham membedakan produk resmi dan ilegal.

Ciri Investasi Ilegal yang Wajib Dikenali Mahasiswa

OJK menekankan pentingnya mahasiswa mengenali ciri-ciri investasi ilegal sebelum menempatkan dana. Tawaran keuntungan yang tidak wajar, iming-iming keuntungan cepat, serta ajakan untuk segera menyetorkan dana termasuk tanda bahaya yang perlu diwaspadai.

Mahasiswa juga diimbau tidak mudah percaya terhadap informasi investasi yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi pesan. Dua kanal itu menjadi jalur favorit penyebaran tawaran bodong karena jangkauannya luas dan sulit diverifikasi.

Robert menegaskan setiap tawaran investasi perlu diperiksa legalitas dan kredibilitas penyelenggaranya sebelum mengambil keputusan. Pengecekan bisa dilakukan lewat kanal resmi OJK untuk memastikan entitas yang menawarkan produk berada dalam pengawasan regulator.

Kenapa Mahasiswa Rentan Terjebak

Pemahaman pengelolaan keuangan dinilai penting bagi mahasiswa karena dapat membantu mereka mengambil keputusan finansial secara lebih hati-hati. Selain memahami potensi keuntungan, calon investor perlu mempertimbangkan risiko serta memastikan produk keuangan yang digunakan berada dalam pengawasan regulator sesuai ketentuan.

Robert berharap peningkatan literasi keuangan membuat mahasiswa semakin kritis menghadapi berbagai tawaran investasi. Dengan memahami risiko dan mengecek legalitas sebelum berinvestasi, generasi muda diharapkan dapat memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara aman dan bertanggung jawab.

Melalui berbagai program edukasi yang dijalankan secara berkelanjutan, kata Robert, OJK terus mendorong masyarakat mampu mengelola keuangan secara bijak. Edukasi juga diarahkan agar masyarakat memahami berbagai risiko yang dapat muncul dalam penggunaan produk dan layanan keuangan.

Kolaborasi lintas pihak diharapkan membantu membangun pemahaman keuangan yang lebih baik di kalangan generasi muda. OJK Sulutgo menargetkan kegiatan serupa terus berlanjut agar literasi keuangan mahasiswa di Sulawesi Utara dan Gorontalo meningkat.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: manado.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top