SULAWESI UTARA — Apple memamerkan empat proyek desain karya para peserta program "Designers of Tomorrow" di Hôtel de Maisons, Paris, yang dibuka 20 Oktober. Pameran tahun kedua ini berfokus pada tema "presence" lewat karya furnitur dan pencahayaan, dengan MacBook Pro, iPad Pro, dan iPhone sebagai alat kerja para desainer. Program ini digelar bersama Design Miami dan dikurasi Rodman Primack.
Empat proyek yang dipamerkan memperlihatkan bagaimana perangkat Apple dipakai di tiap tahap proses kreatif, dari sketsa awal sampai kolaborasi lintas kota. Masing-masing desainer memakai kombinasi perangkat dan aplikasi berbeda, sesuai kebutuhan rancangan yang sedang digarap.
Arsitek Salem S. Charabi memakai MacBook Pro untuk membuat sketsa sekaligus memodelkan sebuah lantern. Proses pemodelan digital di laptop itu menjadi dasar sebelum rancangan lantern dieksekusi jadi karya fisik yang dipamerkan.
Desainer Yoonjeong Lee mengembangkan ide meja yang menyatu dengan lampu menggunakan iPad Pro dan Apple Pencil. Kombinasi tablet dan stylus itu dipakai untuk menuangkan konsep bentuk sebelum masuk ke tahap produksi.
Isabel Rower mendokumentasikan proses kerjanya dengan iPhone, lalu memakai Keynote untuk bereksperimen dengan ide visual. Hasilnya adalah kursi dengan hiasan rumbai manik-manik keramik yang jadi salah satu karya di pameran.
Pendiri Parafernalia, Genki Matsumura dan Sebastián Zorrilla, mengerjakan satu karya dari dua kota berbeda, Monterrey dan Mexico City. Keduanya memakai Procreate, Messages, dan FaceTime untuk menyelesaikan rancangan benda baja yang bisa dibuka menjadi meja dan bangku.
Program ini memasuki tahun kedua dan digelar bersama Design Miami, dengan Rodman Primack sebagai kurator. Molly Anderson dari Apple ikut serta dalam juri yang memilih para peserta.
Pameran berlangsung di Hôtel de Maisons, Paris, dan dibuka mulai 20 Oktober. Detail lengkap soal karya dan peserta bisa dilihat di rilis pers resmi Apple.
Bagi pengguna perangkat Apple di Indonesia, pameran ini lebih relevan sebagai gambaran alur kerja kreatif ketimbang ajang peluncuran produk. Tidak ada perangkat baru yang diumumkan di sini, hanya contoh pemakaian MacBook Pro, iPad Pro, iPhone, dan sejumlah aplikasi bawaan dalam proyek desain nyata.