BRI Group Salurkan Lebih dari 5.000 Hewan Kurban di Berbagai Daerah Indonesia, Manado Jadi Salah Satu Wilayah Penerima

Penulis: Alfin Murtado  •  Rabu, 27 Mei 2026 | 13:18:03 WIB
BRI Group menyalurkan lebih dari 5.000 hewan kurban ke berbagai daerah termasuk Manado, Sulawesi Utara.

MANADO — Ratusan warga di sejumlah titik di Sulawesi Utara menerima manfaat dari program kurban BRI Group tahun ini. Perusahaan menyalurkan total 5.008 ekor hewan kurban yang tersebar di berbagai provinsi, dengan sektor mikro dan nasabah kecil menjadi prioritas utama penerima.

Berapa Banyak Hewan Kurban untuk Sulawesi Utara?

BRI Group tidak merinci secara spesifik jumlah hewan kurban yang dialokasikan untuk Sulawesi Utara. Namun, perusahaan memastikan bahwa wilayah dengan tingkat kerentanan ekonomi tinggi, termasuk daerah di Sulawesi, mendapatkan jatah distribusi yang signifikan.

Penyaluran dilakukan melalui unit-unit kerja BRI di tingkat cabang hingga ke pelosok desa. Daging kurban didistribusikan langsung ke masjid, panti asuhan, dan rumah warga yang membutuhkan.

Siapa Saja Penerima Manfaat Program Ini?

Program ini menyasar tiga kelompok utama: nasabah kecil, masyarakat prasejahtera, dan pegawai BRI sendiri. Di Sulawesi Utara, penerima tersebar di Kota Manado, Kabupaten Minahasa, dan beberapa daerah sekitarnya.

“Kami ingin memastikan daging kurban sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan, bukan hanya seremoni,” ujar perwakilan BRI dalam siaran persnya. Hewan kurban yang disalurkan terdiri dari sapi, kambing, dan domba yang telah melalui pemeriksaan kesehatan ketat.

Mengapa BRI Group Fokus pada Sektor Mikro?

Langkah ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang mengedepankan dampak langsung ke ekonomi riil. BRI Group melihat momentum Idul Adha sebagai momen memperkuat hubungan dengan nasabah kecil yang selama ini menjadi tulang punggung bisnis perseroan.

Di Manado, misalnya, daging kurban dibagikan ke nasabah usaha mikro yang sedang dalam masa pemulihan pasca-pandemi. “Daging ini membantu mereka merayakan Idul Adha tanpa harus mengeluarkan biaya besar,” tulis BRI dalam keterangannya.

Bagaimana Mekanisme Distribusi di Lapangan?

Distribusi dilakukan secara bertahap selama tiga hari setelah Salat Idul Adha. Setiap unit kerja BRI di daerah membentuk tim khusus yang bertugas memotong, mengemas, dan mengantarkan daging kurban ke alamat penerima.

Proses ini melibatkan kerja sama dengan pengurus masjid dan perangkat kelurahan setempat untuk memastikan data penerima akurat. BRI juga menerapkan protokol kebersihan dalam proses pemotongan dan pengemasan daging.

Apakah Program Ini Hanya untuk Nasabah BRI?

Tidak. Meskipun prioritas diberikan kepada nasabah kecil, BRI Group juga menyalurkan hewan kurban ke masyarakat umum yang terdaftar sebagai warga kurang mampu di masing-masing daerah. Di Sulawesi Utara, penerima non-nasabah mencapai sekitar 30 persen dari total distribusi.

Langkah ini diambil untuk menjaga prinsip keadilan sosial dalam berbagi. “Kurban bukan soal status, tapi soal kepedulian,” tegas manajemen BRI dalam laporan internal yang dikutip dalam siaran pers.

Apa Dampak Program Ini bagi Warga Manado?

Warga di Kelurahan Tikala, Manado, misalnya, mengaku terbantu dengan adanya program ini. Seorang penerima, yang enggan disebut namanya, mengatakan daging kurban cukup untuk memenuhi kebutuhan protein keluarganya selama beberapa hari ke depan.

“Biasanya kami hanya bisa makan daging setahun sekali saat Idul Adha. Tahun ini dapat jatah dari BRI, alhamdulillah,” ujarnya.

Apakah Program Ini Berkelanjutan?

BRI Group menyatakan program kurban tahunan ini akan terus dilanjutkan dengan skala yang lebih luas. Tahun depan, perusahaan menargetkan penambahan jumlah hewan kurban hingga 10 persen dari tahun ini, dengan fokus pada daerah-daerah terpencil di Indonesia Timur, termasuk Sulawesi Utara.

Selain distribusi daging, BRI juga menggandeng peternak lokal sebagai pemasok hewan kurban. Ini menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi peternak kecil di daerah.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: manadopost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top