SULAWESI UTARA — Hydroplus Soccer League yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama Hydroplus ini menjadi ajang pembuktian bagi bibit-bibit pesepak bola putri usia muda. Di kategori U-15, Scorpion FC finis sebagai pemuncak klasemen dan berhak melaju ke putaran nasional Hydroplus Soccer League All-Stars. Mereka ditemani Putri Surakarta yang menjadi runner-up.
Di kategori U-18, Samba Persada Women keluar sebagai juara setelah menaklukkan Putri Batang di laga pamungkas. Total 34 poin dikumpulkan sepanjang musim, cukup untuk mengamankan posisi puncak klasemen akhir.
Program Director Hydroplus Soccer League, Teddy Tjahjono, mengatakan kompetisi ini merupakan jenjang pembinaan berkelanjutan setelah MilkLife Soccer Challenge (MLSC) untuk kelompok usia U-8 hingga U-12. “Ini merupakan jenjang pembinaan yang sangat penting supaya terus berkesinambungan sehingga bakat adik-adik kita bisa tersalurkan,” ujar Teddy dalam keterangan resmi.
Delapan tim dari empat regional akan bersaing di putaran nasional Hydroplus Soccer League All-Stars. Formatnya full liga double round robin — disebut Teddy sebagai konsep pertama di Indonesia.
“Nantinya para juara dan runner-up dari empat regional akan bersaing di putaran nasional Hydroplus Soccer League All-Stars dengan atmosfer yang sangat kompetitif dan menarik,” kata Teddy.
Putaran nasional ini juga menjadi ajang pencarian bakat. Tim talent scouting akan menjaring pemain potensial untuk memperkuat Timnas Indonesia U-16 putri. Mereka dipersiapkan tampil di Srikandi Merdeka Cup pada Agustus mendatang di Supersoccer Arena Kudus.
Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, hadir langsung menyaksikan laga penutup. Ia mengapresiasi pembinaan sepak bola putri yang terus berkembang di Kudus. “Selamat berlatih menjelang putaran nasional, karena ini menjadi momen yang sangat penting,” pesan Teddy kepada para peserta.