MANADO — Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Manado harus menjadi garda terdepan dalam menguatkan dan membudayakan nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, peran ASN tidak hanya terbatas pada pelayanan administrasi, tetapi juga sebagai teladan ideologi bagi warga.
“ASN Pemkot Manado harus menjadi pelopor bagi penguatan dan pembudayaan Pancasila untuk masyarakat,” ujar Richard Sualang dalam keterangannya, Selasa (18/3/2025).
Richard menilai, ASN memiliki akses dan pengaruh langsung ke masyarakat melalui tugas sehari-hari di kelurahan, kecamatan, hingga dinas. Oleh karena itu, internalisasi Pancasila harus dimulai dari lingkungan birokrasi sendiri sebelum menyebar ke publik. Ia mendorong agar setiap kebijakan dan pelayanan publik mencerminkan nilai-nilai sila pertama hingga kelima.
Wakil wali kota menekankan pentingnya gotong royong, keadilan sosial, dan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan di instansi pemerintah. Nilai-nilai ini, kata dia, perlu dihidupkan kembali dalam interaksi ASN dengan warga, mulai dari pengurusan administrasi kependudukan hingga program pemberdayaan masyarakat.
Pemkot Manado di bawah kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang berencana mengintegrasikan pembudayaan Pancasila ke dalam program kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan ideologi di tengah derasnya arus informasi dan pengaruh asing yang masuk ke masyarakat.
Dengan ASN yang menjadi pelopor, warga Manado diharapkan mendapatkan pelayanan publik yang lebih berkeadilan dan humanis. Selain itu, nilai-nilai kebangsaan seperti toleransi dan persatuan dapat kembali menguat di lingkungan sosial, terutama di tengah keberagaman etnis dan agama di Kota Manado.