Dalam pemberitahuan yang dikirimkan ke para pengguna, Mohit Kumar, pendiri sekaligus CEO Ultrahuman, secara langsung menjelaskan kronologi insiden ini. "Pada 27 Maret 2026, kami mengalami insiden keamanan. Namun fakta terpentingnya: tidak ada kata sandi, detail kartu, atau data pembayaran yang terlibat, dan kami belum menemukan bukti penyalahgunaan," tulisnya.
Ultrahuman menganalogikan kebocoran ini seperti kehilangan struk pengiriman di jalan. Siapa pun yang menemukannya bisa melihat pesanan terbaru Anda, tetapi tidak bisa mengakses kartu yang digunakan untuk membayar. Sistem yang diretas adalah sistem analitik internal, bukan database utama yang menyimpan informasi pembayaran.
Meski demikian, bocornya riwayat transaksi dan informasi kontapribadi tetap berisiko. Data semacam ini lazim diperjualbelikan oleh agen pengumpul data untuk kepentingan pemasaran atau bahkan penipuan yang lebih terarah.
Setelah mengetahui insiden ini, Ultrahuman segera mencabut akses peretas dan mematikan sistem yang disusupi. Perusahaan mengklaim telah menambal celah keamanan yang dimanfaatkan, serta memperketat kebijakan kontrol akses dan keamanan perangkat karyawan.
Ultrahuman juga mengingatkan pengguna untuk waspada terhadap upaya phishing. "Ini adalah nasihat standar dalam kasus seperti ini," tulis perusahaan dalam email pemberitahuannya. Pengguna diminta tidak mengklik tautan mencurigakan yang mengatasnamakan Ultrahuman.
Insiden ini terjadi di saat yang kurang menguntungkan bagi Ultrahuman. Perusahaan baru saja mengumumkan produk terbarunya, Ring Pro, yang dirancang untuk bersaing langsung dengan Oura Ring 5 dan Samsung Galaxy Ring 2 yang kabarnya sedang dalam pengembangan. Persaingan di pasar smart ring kian memanas, dan insiden keamanan seperti ini bisa menjadi pukulan telak bagi kepercayaan konsumen.
Belum ada pernyataan lebih lanjut dari Ultrahuman mengenai apakah kebocoran data ini akan berdampak pada jadwal peluncuran Ring Pro. Yang jelas, perusahaan kini harus bekerja ekstra untuk memulihkan reputasi di tengah gempuran kompetitor yang juga gencar berinovasi.