MANADO — Sebanyak 359 jemaah dan petugas haji dari Sulawesi Utara tiba di Bandara Sam Ratulangi melalui dua penerbangan Lion Air pada hari yang sama. Penerbangan pertama JT-3664 mendarat pukul 09.45 Wita membawa 175 orang, disusul JT-3668 pukul 15.10 Wita dengan 184 orang.
Penerbangan pertama mengangkut jemaah dari Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan, Minahasa, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kota Tomohon. Penerbangan kedua membawa jemaah dari Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Selatan, Minahasa Utara, dan Minahasa Tenggara.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Utara Wahyudin Ukoli menyatakan satu kloter lagi dijadwalkan tiba pada Selasa (16/6/2026). Dengan tambahan itu, total jemaah haji asal Sulut yang kembali melalui Bandara Sam Ratulangi mencapai 393 orang.
"Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji. Semoga seluruh amal ibadah diterima Allah SWT dan para jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur," kata Victor Mailangkay saat menjemput jemaah di bandara.
Ia berharap pengalaman spiritual selama di Tanah Suci menjadi bekal bagi para jemaah untuk menjadi teladan dalam beribadah. "Kami doakan bapak ibu sekalian menjadi haji yang mabrur," ujarnya.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, mengatakan pihaknya telah melakukan persiapan jauh sebelum jadwal kepulangan. "Fokus kami adalah memastikan seluruh proses kepulangan jamaah haji berjalan lancar, aman, nyaman, dan sesuai prosedur," ujar Oki, sapaan akrabnya.
Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII Manado menerjunkan inspektur penerbangan untuk mengawasi aspek keselamatan, pelayanan penumpang, keamanan bandara, hingga penanganan bagasi selama proses kepulangan berlangsung.