MINAHASA SELATAN — Pemkab Minahasa Selatan resmi meluncurkan gerakan "Ayah Terima Rapor" pada akhir Tahun Ajaran 2025/2026. Program ini merupakan bagian dari Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang bertujuan mendorong peran aktif ayah dalam pendidikan anak.
Selama ini, pengambilan rapor di sekolah-sekolah di Minsel lebih sering dilakukan oleh ibu. Pemkab menilai kebiasaan itu membuat figur ayah kurang terlibat dalam perkembangan akademik dan psikologis anak.
Gerakan ini mendorong para ayah untuk hadir langsung ke sekolah, bertemu guru, dan mendiskusikan capaian belajar anak mereka. Langkah ini diyakini bisa memperkuat ikatan emosional antara ayah dan anak.
Orang tua, khususnya ayah, diharapkan lebih memahami tantangan belajar yang dihadapi anak di sekolah. Dengan keterlibatan langsung, ayah bisa ikut memotivasi dan mendampingi anak mengatasi kesulitan akademik.
Pemkab Minsel menargetkan gerakan ini diikuti oleh seluruh sekolah dasar dan menengah pertama di wilayah itu. Sekolah diminta menyosialisasikan program ini kepada orang tua murid sebelum akhir semester.
Anak-anak usia sekolah di Minsel menjadi pihak yang paling diuntungkan. Mereka mendapat perhatian lebih dari kedua orang tua, tidak hanya dari ibu. Dukungan psikologis dari ayah dinilai penting untuk membangun rasa percaya diri dan prestasi belajar anak.
Program ini juga menyasar para ayah yang selama ini sibuk bekerja dan jarang terlibat urusan sekolah anak. Dengan adanya gerakan ini, diharapkan ada perubahan kebiasaan di masyarakat.
Gerakan "Ayah Terima Rapor" akan mulai diterapkan pada akhir Tahun Ajaran 2025/2026. Pemkab Minsel tengah menyiapkan petunjuk teknis pelaksanaan agar program berjalan lancar di semua sekolah.
Pemerintah daerah juga akan memantau partisipasi ayah dalam kegiatan ini sebagai indikator keberhasilan program GATI di Minahasa Selatan.