SULAWESI UTARA — Google Messages, aplikasi perpesanan default untuk banyak ponsel Android, kembali kebanjiran fitur baru di penghujung Juni 2026. Dari laporan pengguna beta di forum dan pengumuman resmi Google, setidaknya ada tiga perubahan besar yang patut dicatat: kustomisasi percakapan yang lebih dalam, interoperabilitas RCS dengan iPhone yang semakin matang, dan perubahan desain read receipts yang sempat membuat pengalaman pengguna naik-turun. Bagi yang belum familiar, RCS (Rich Communication Services) adalah standar pesan modern pengganti SMS yang mendukung tanda terima baca, indikator mengetik, dan berbagi media resolusi tinggi.
Fitur pertama yang paling kasatmata adalah "Chat theme". Fitur ini menggantikan opsi "Change colors" yang sudah ada sejak 2024. Aksesnya lewat menu tiga titik di pojok kanan atas percakapan. Jika fitur ini sudah aktif untuk akun Anda, akan muncul badge merah sebagai penanda.
Di dalam Chat theme, ada dua bagian. Pertama, Colors: delapan pilihan warna statis untuk bubble chat, ditambah opsi Dynamic Color yang secara otomatis menyesuaikan dengan warna dominan wallpaper percakapan Anda. Kedua, Wallpapers: Anda bisa mengunggah gambar sendiri atau memilih dari sembilan koleksi Google, mulai dari Animals, Architecture, hingga Space dan Textures. Langkah kecil ini membuat pengalaman ngobrol terasa lebih personal.
Kabar gembira bagi pengguna Android yang sering chat dengan teman pengguna iPhone. Dengan hadirnya iOS 27 yang akan dirilis musim gugur tahun ini, percakapan RCS antara Android dan iPhone akan mendukung inline replies (balasan dengan kutipan pesan asli) dan photo reactions (reaksi berupa emoji utuh, bukan teks deskripsi seperti "Menyukai pesan"). Fitur ini saat ini masih dalam tahap beta.
Ini adalah kelanjutan dari langkah besar sebelumnya: pada Mei 2026, Apple merilis iOS 26.5 yang membawa enkripsi end-to-end (E2EE) untuk RCS lintas platform. Artinya, chat antara Android dan iPhone kini tidak bisa dibaca oleh pihak ketiga, termasuk Google atau Apple. Enkripsi ini akan aktif secara otomatis untuk percakapan baru dan lama seiring waktu, asalkan operator seluler mendukungnya. Di Amerika Serikat, operator yang sudah mendukung antara lain AT&T, T-Mobile, Verizon, dan Mint Mobile.
Google sepertinya masih belum puas dengan desain read receipts. Setelah sebelumnya bereksperimen dengan ikon lingkaran tunggal di dalam bubble, kini mereka kembali ke desain dua lingkaran di bawah pesan. Namun, ada perubahan: timestamp dan ikon gembok enkripsi kini bisa diakses dengan menggesek ke kiri, sementara balasan cepat bisa dilakukan dengan gesek ke kanan. Desain ini sudah mulai muncul di versi beta dan stabil secara luas.
Perubahan ini memicu reaksi dari pengguna. Komentar populer dari Jason Ashley di forum melontarkan permintaan yang cukup masuk akal: "Saya mohon, Google, tambahkan opsi untuk mematikan read receipts per kontak. Kenapa pengguna iPhone bisa melakukannya, tapi kita tidak?" Ia juga mengkritik desain baru yang menurutnya membuat tampilan pesan terlihat berantakan. Permintaan ini belum direspons langsung oleh Google.
Selain tiga fitur utama di atas, ada beberapa perbaikan kecil yang patut dicatat. Long-press menu kini tampil sebagai menu mengambang dengan latar belakang buram dan efek haptic, bukan toolbar di bagian bawah. Fitur ini mulai meluas di kanal beta.
Untuk mengurangi pengiriman Smart Replies yang tidak sengaja, Google menghadirkan opsi Tap to draft. Setelah diaktifkan di Pengaturan > Saran & Tindakan > Saran, mengetuk saran balasan otomatis akan memasukkannya ke kolom teks untuk diedit dulu sebelum dikirim. Pengguna yang suka langsung kirim masih bisa menggunakan mode "Tap to send" default.
Bagi pengguna Samsung di Amerika Serikat, aplikasi Samsung Messages akan dihentikan pada Juli 2026. Pengguna akan dialihkan secara otomatis ke Google Messages, dan aplikasi ini akan "secara otomatis pindah" ke dock layar utama pada ponsel dengan Android 14 ke atas.
Sementara itu, Messages for web perlahan meninggalkan metode pairing QR code. Ke depannya, pengguna harus masuk menggunakan akun Google untuk menyinkronkan pesan. Hingga akhir April, metode QR code masih tersedia, jadi bersiaplah untuk transisi ini.
Google Messages terus bertransformasi menjadi platform perpesanan yang setara, bahkan unggul dalam beberapa aspek dibanding iMessage. Dengan dukungan RCS yang kini sudah terenkripsi penuh antar platform, fitur kustomisasi yang lebih dalam, dan perbaikan UX yang terus-menerus, aplikasi ini layak menjadi pilihan utama bagi pengguna Android. Pastikan Anda sudah menjalankan versi stabil terbaru (minimal versi 20260428_00_RC02) untuk menikmati semua fitur, termasuk perbaikan bug pada tombol Selfie GIF yang kini muncul secara konsisten.