SULAWESI UTARA — Google resmi mengganti nama NotebookLM menjadi Gemini Notebook, efektif hari ini. Perubahan ini mengikuti integrasi alat riset mendalam tersebut ke dalam aplikasi Gemini yang sudah dilakukan pada April lalu. Meski namanya berubah, layanan ini masih beroperasi sebagai produk yang berdiri sendiri — setidaknya untuk saat ini.
Bersamaan dengan perubahan nama, Google menambahkan peningkatan di bagian teknis. Gemini Notebook kini bisa menulis dan mengeksekusi kode secara native. Artinya, pengguna bisa menjalankan analisis data yang rumit langsung berdasarkan data yang sudah dikumpulkan dalam notebook riset pribadi mereka.
Kemampuan ini berguna bagi pengguna yang sering bekerja dengan dataset besar, seperti peneliti atau analis yang ingin memproses angka tanpa harus pindah ke aplikasi lain.
Google juga mengumumkan rencana untuk menghubungkan notebook yang dibuat di Gemini Notebook dengan AI mode di mesin pencari Google. Fitur ini belum tersedia sekarang, tetapi akan ditambahkan dalam waktu dekat. Dengan integrasi ini, pengguna bisa memanfaatkan hasil riset mereka langsung saat mencari informasi di Google Search.
Hingga saat ini, Gemini Notebook — atau sebelumnya NotebookLM — telah digunakan oleh lebih dari 30 juta pengguna individu. Selain itu, lebih dari 600.000 organisasi juga tercatat memanfaatkan layanan ini. Angka ini menunjukkan adopsi yang cukup pesat sejak pertama kali dirilis sebagai alat eksperimental.
Langkah Google menyelaraskan merek NotebookLM ke dalam keluarga Gemini sudah bisa ditebak sejak awal. Integrasi penuh ke aplikasi Gemini pada April lalu menjadi sinyal awal bahwa alat riset ini akan menjadi bagian dari ekosistem AI yang lebih besar.
Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan Gemini, perubahan nama ini tidak akan mengganggu alur kerja. Semua notebook yang sudah dibuat sebelumnya tetap bisa diakses. Untuk pengguna baru, Gemini Notebook bisa diakses secara gratis melalui situs resmi Google — cocok untuk mahasiswa, peneliti, atau siapa pun yang butuh alat bantu riset berbasis AI dengan kemampuan analisis data tambahan.