SULAWESI UTARA — Kerja sama antara BUMN pelabuhan dan aparat teritorial ini tidak sekadar seremonial. Pelindo melihat Kodim memiliki data dan kedekatan langsung dengan masyarakat di wilayah binaannya. Dengan begitu, paket sembako diharapkan tidak tersebar secara acak, melainkan jatuh ke tangan penerima yang sudah terverifikasi oleh pihak koramil setempat.
Penyerahan bantuan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima oleh Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, bersama perwakilan Kodim 0502/Jakarta Utara. Yandri menekankan bahwa kolaborasi dengan pemangku kepentingan merupakan langkah penting agar program TJSL tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
“Pelindo memandang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai langkah penting agar program TJSL dapat memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Yandri saat penyerahan paket sembako di Kodim 0502/Jakarta Utara.
Menurut dia, Kodim memiliki pemahaman mendalam tentang kebutuhan masyarakat di setiap kelurahan. Jalur ini dinilai lebih efektif ketimbang perusahaan mendistribusikan sendiri bantuan tanpa pendataan yang matang. “Melalui sinergi ini, kami berharap bantuan yang disalurkan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tambah Yandri.
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok selama ini terus mendorong program TJSL yang selaras dengan kebutuhan warga di sekitar wilayah operasional pelabuhan. Selain sembako, perusahaan juga memiliki sektor bantuan lain seperti pendidikan dan kesehatan yang disalurkan melalui berbagai mitra.
“Perusahaan berupaya memastikan setiap program sosial tidak hanya menjadi bentuk kepedulian perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” pungkas Yandri.
Bagi warga Jakarta Utara yang tengah terdampak tekanan ekonomi, paket sembako ini menjadi salah satu bentuk kehadiran negara melalui BUMN dan aparat kewilayahan. Pelindo sendiri merupakan bagian dari holding BUMN kepelabuhanan yang mengelola sejumlah pelabuhan strategis di Indonesia, termasuk Tanjung Priok yang menjadi pintu gerbang logistik nasional.