Alumni SMPN 2 Tomohon Angkatan 1989 Sumbang Lima Unit Terompet untuk Marching Band Sekolah

Penulis: Yoga Permadi  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 09:44:31 WIB
Alumni SMPN 2 Tomohon Angkatan 1989 menyerahkan lima unit terompet untuk melengkapi peralatan marching band sekolah.

TOMOHON — Sebanyak lima unit terompet baru kini melengkapi peralatan marching band SMP Negeri 2 Tomohon. Alat musik tersebut merupakan sumbangan dari para alumni angkatan 1989 yang tergabung dalam kelompok Andalan, diserahkan langsung di lingkungan sekolah, Selasa.

Pembina Andalan, Kombes Pol. Yandrie P. Makaminan, yang sehari-hari menjabat Kabid TIK Polda Sulut, menyebut donasi ini adalah bentuk rasa terima kasih yang tidak bisa dilupakan kepada para guru. "Ini rasa syukur kami, rasa terima kami karena pernah belajar di sini," ujarnya.

Donasi Tak Sebanding dengan Ilmu yang Diberikan

Ketua Andalan, Dr. Ir. Beldie Aryona Tombeg, ST, M.Ars, yang juga pengajar di Politeknik Negeri Manado, menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak sebanding dengan ilmu dan nilai hidup yang didapat dari SMPN 2 Tomohon. "Sebagai wujud bakti dan ungkapan terima kasih atas ilmu serta nilai-nilai kehidupan yang telah diberikan, Alumni SMPN 2 Tomohon Angkatan 1989 menyalurkan bantuan kepada almamater tercinta," kata Beldie.

Ia menambahkan, langkah ini merupakan bentuk kepedulian nyata para alumni untuk terus mendukung kemajuan sekolah serta proses belajar-mengajar bagi generasi penerus.

Apresiasi dari Kepala Sekolah

Kepala SMP Negeri 2 Tomohon, Jeane H. K. Wilar, memberikan apresiasi tinggi atas perhatian para alumni angkatan 1989. "Terima kasih karena sudah memberikan perhatian, melengkapi peralatan Marching Band di sekolah ini, kami mengapresiasi," ujarnya.

Selain Kombes Yandrie dan Doktor Beldie, sejumlah pengurus dan anggota Andalan turut hadir dalam penyerahan bantuan. Mereka antara lain Fladyan Polii (Sekretaris), Vera Tombokan, Karel Polakitan, Fekly Nangka, Audy Mandagi, Yansen Tamon, Anitje Pangalila, Martje Thomas, Junus Salea (humas), dan Arie Mongdong.

Reporter: Yoga Permadi
Sumber: manado.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top