MANADO — Gubernur Sulut Yulius Selvanus mengingatkan ribuan remaja GMIM agar tidak hanya mengejar kecerdasan intelektual, tetapi juga membangun moral dan keimanan yang teguh kepada Tuhan. Pesan ini disampaikan di hadapan Ketua Sinode GMIM dan Wakil Ketua Sinode Pdt Richard Mengko beserta jajaran pengurus dan pembina remaja.
"Tanpa moral dan keimanan kepada Tuhan, tak akan berdampak baik. Jadi diutamakan moral dan keberimanan yang teguh kepada Tuhan, semuanya akan menuai pengharapan dan kesuksesan dalam hidup adik-adik remaja," ujar Gubernur di hadapan peserta PSR.
Dalam sambutannya, Yulius Selvanus menyampaikan rasa bangga dan senang atas penyelenggaraan PSR yang berlangsung di dua lokasi, yakni Manado Selatan dan Manado Tenggara. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud kontribusi nyata GMIM secara utuh kepada pemerintah daerah.
"GMIM jika terpisah-pisah, baik bapa, ibu, pemuda, remaja, sekolah minggu, dan lansia, masing-masing berkontribusi kepada pemerintah. Setiap kontribusi secara iman kepada Tuhan juga ada pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara," jelasnya.
Gubernur menekankan bahwa setiap aktivitas yang diawali dengan doa memiliki hubungan erat dengan Sang Pencipta. Ia mencontohkan bahwa di usianya yang kini menjabat sebagai Gubernur, ia tetap aktif menjadi dirigen koor dan pernah melatih koor, bermain band, serta kolintang semasa muda.
"Setiap kita bergerak, ada ekonomi di situ, juga ada pertumbuhan iman kita kepada Tuhan. Mengapa? Karena setiap kali kita beraktivitas selalu diawali dengan doa, ada hubungan dengan Sang Pencipta," ungkapnya.
Yulius Selvanus mengajak para remaja GMIM untuk mengisi hidup dengan kegiatan yang memuliakan Tuhan. Ia menegaskan, kecerdasan tanpa moral dan keimanan tidak akan memberi manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan.
"Walau cerdas namun tidak dengan keimanan, tak memberi manfaat bagi adik-adik," pungkasnya.