Basarnas Sulut dan AirNav Manado Perkuat Koordinasi Penanganan Darurat Penerbangan Lewat LOCA

Penulis: Zainul Arifin  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 10:41:01 WIB
Penandatanganan LOCA antara Basarnas Sulut dan AirNav Manado untuk memperkuat koordinasi penanganan darurat penerbangan.

MANADO — Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado George Mercy Randang mengatakan LOCA merupakan tindak lanjut dari kerja sama nasional antara Basarnas dan AirNav Indonesia. Perjanjian ini dirancang untuk memperkuat mekanisme koordinasi antara layanan lalu lintas udara dan Rescue Coordination Center (RCC).

"Melalui penandatanganan LOCA ini, diharapkan koordinasi antara Basarnas Sulut dan AirNav Indonesia Cabang Manado semakin solid, sehingga setiap informasi keadaan darurat penerbangan dapat ditindaklanjuti secara cepat, efektif, dan profesional," ujar George di Manado, Rabu.

Sinergi untuk Mempercepat Respons Darurat

Penandatanganan LOCA disebut sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat penerbangan. AirNav Indonesia memiliki peran penting dalam pelayanan informasi SAR yang terintegrasi dengan Basarnas demi mendukung keselamatan penerbangan.

George menambahkan, kerja sama ini memastikan respons pencarian dan pertolongan dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Hal ini krusial mengingat Sulawesi Utara memiliki lalu lintas penerbangan yang cukup padat, baik domestik maupun internasional.

Komitmen Basarnas Sulut untuk Pelayanan Profesional

Basarnas Sulut berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh instansi terkait. Tujuannya mewujudkan pelayanan pencarian dan pertolongan yang profesional, modern, dan teruji, sehingga keselamatan penerbangan di wilayah Sulawesi Utara dapat terus terjaga dengan baik.

Perjanjian ini menjadi dasar operasional bagi kedua instansi dalam menangani keadaan darurat penerbangan. Dengan koordinasi yang lebih solid, setiap informasi darurat diharapkan dapat ditindaklanjuti tanpa hambatan birokrasi.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: manado.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top