7 Destinasi Wisata Pantai Terbaik di Sulawesi Utara untuk Libungan Keluarga yang Aman dan Ramah Anak

Penulis: Wisnu Wardana  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:40:31 WIB
Pantai Tasik Ria di Minahasa menyuguhkan pasir putih dan air dangkal yang aman untuk anak-anak bermain.

Manado dan sekitarnya memang terkenal dengan panorama bawah lautnya, tapi garis pantai Sulawesi Utara yang membentang dari Kota Manado hingga Kabupaten Minahasa Utara menyimpan banyak spot liburan keluarga yang tidak kalah menarik. Ombaknya yang relatif tenang di beberapa titik tertentu, ditambah pasir putih yang lembut, menjadikan pantai-pantai di provinsi ini pilihan tepat untuk mengajak anak-anak bermain air tanpa rasa khawatir berlebih.

Daftar di bawah ini kami susun berdasarkan pengalaman lapangan dan kemudahan akses bagi wisatawan lokal maupun perantau yang mudik. Tidak semua pantai populer di Sulawesi Utara masuk daftar ini karena kami memprioritaskan lokasi yang memiliki fasilitas pendukung keluarga seperti area parkir luas, warung makan, dan kondisi air yang jernih.

1. Pantai Malalayang Dua dan Kawasan Wisata Bahu

Pantai ini terletak di pesisir barat Kota Manado, tepatnya di Kecamatan Malalayang. Berbeda dengan pantai di pusat kota yang ramai, kawasan ini punya bibir pantai yang cukup landai dan air yang tenang saat cuaca cerah. Warga lokal sering memanfaatkannya untuk piknik sore sambil menikmati latar belakang Pulau Manado Tua.

Untuk keluarga yang membawa anak kecil, disarankan datang sebelum pukul 09.00 pagi karena pasir masih bersih dan belum terlalu ramai pengunjung. Sore hari, ombak mulai sedikit naik meski tidak berbahaya. Tidak ada tiket masuk khusus untuk area pantai umum ini, tapi biaya parkir kendaraan biasanya dikenakan oleh pengelola setempat dengan tarif yang bervariasi—cek kesepakatan dengan juru parkir sebelum meninggalkan kendaraan.

2. Pantai Tasik Ria, Minahasa

Berjarak sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Manado, Pantai Tasik Ria berada di Desa Tateli, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa. Pantai ini memiliki pasir putih yang membentang cukup panjang dan air laut yang dangkal di beberapa titik, ideal untuk anak-anak bermain air. Ombaknya pecah jauh dari bibir pantai, sehingga arus di dekat tepi cenderung lemah.

Di sepanjang pantai terdapat beberapa resort dan penginapan yang menyediakan area bermain anak. Kalau hanya berkunjung sehari, Anda bisa memanfaatkan area publik di sisi timur pantai. Jalan menuju lokasi sudah beraspal mulus, bisa dilalui semua jenis kendaraan. Pastikan membawa bekal makanan sendiri karena warung makan di sekitar pantai tutup lebih awal pada hari biasa.

3. Pantai Pulisan, Likupang Timur

Pulisan sering disebut sebagai "Raja Ampat-nya Sulawesi Utara" oleh fotografer lokal karena formasi karang dan airnya yang gradasi biru. Terletak di Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, pantai ini sebenarnya adalah kawasan tanjung dengan beberapa titik pasir putih yang tersembunyi di antara bebatuan karang.

Untuk keluarga, titik paling aman berada di area depan penginapan Pulisan Resort—bukan berarti harus menginap, tapi area tersebut memiliki pasir yang lebih luas dan landai. Arus di sini bisa cukup kuat saat musim angin barat (Desember-Februari), jadi awasi anak-anak yang belum bisa berenang dengan baik. Akses dari Manado sekitar 1,5 jam berkendara melewati jalan desa yang sebagian masih berlubang, jadi gunakan kendaraan dengan ground clearance cukup tinggi.

4. Pantai Paal, Kecamatan Aertembaga, Bitung

Kota Bitung tidak selalu masuk daftar wisata pantai keluarga karena lebih dikenal sebagai kota industri dan pelabuhan. Namun, Pantai Paal di Kelurahan Aertembaga menawarkan suasana berbeda: pasirnya cenderung kecokelatan tapi airnya jernih dan tenang. Lokasinya dekat dengan pemukiman warga, sehingga suasana kekeluargaan terasa kuat di akhir pekan.

Tidak ada fasilitas wahana air di sini, tapi area bermain anak sederhana dan beberapa gazebo tersedia untuk berteduh. Karena posisinya di teluk kecil, ombak hampir tidak pernah besar. Cocok untuk anak-anak yang baru belajar berenang dengan pengawasan ketat. Waktu terbaik berkunjung adalah Sabtu pagi saat pasar ikan tradisional di dekat pantai masih ramai—anak-anak bisa melihat aktivitas nelayan sambil menikmati jajanan lokal.

5. Pantai Lihaga, Likupang Barat

Pantai Lihaga berada di Desa Lihaga, Kecamatan Likupang Barat, dan sempat viral beberapa tahun lalu karena pasirnya yang putih bersih serta airnya yang super jernih. Bedanya dengan pantai lain di sekitarnya, Lihaga memiliki pasir yang sangat halus dan dasar laut yang rata—anak-anak bisa bermain air tanpa khawatir menginjak karang tajam.

Namun, pengunjung perlu memperhatikan kondisi cuaca. Saat musim hujan (Juni-Agustus), arus di sekitar tanjung bisa berubah cepat. Tidak ada penjaga pantai resmi di lokasi, jadi keselamatan anak sepenuhnya menjadi tanggung jawab orang tua. Akses dari Manado sekitar 1 jam 20 menit. Tiket masuk dikelola oleh warga setempat dengan harga yang masih wajar, tapi nominalnya bisa berubah sewaktu-waktu—siapkan uang tunai dalam pecahan kecil.

6. Pantai Kalasey, Kecamatan Pineleng

Kalasey terkenal dengan jembatan kayu yang memanjang ke laut dan menjadi spot foto favorit. Terletak di Kabupaten Minahasa, pantai ini sebenarnya lebih cocok untuk wisata kuliner dan jalan-jalan sore daripada berenang. Airnya dangkal di sekitar jembatan, tapi dasar lautnya berlumpur di beberapa titik, jadi tidak ideal untuk anak-anak bermain air dalam waktu lama.

Keunggulan Kalasey untuk keluarga adalah deretan warung makan yang menyajikan ikan bakar dan seafood segar dengan harga bersahabat. Banyak keluarga datang ke sini untuk makan siang sambil menikmati pemandangan laut. Datang sebelum jam 12 siang untuk mendapatkan spot duduk terbaik di dekat jembatan. Parkir kendaraan cukup luas meski tanahnya berpasir.

7. Pantai Batu Angus, Bitung

Nama Batu Angus berasal dari bebatuan hitam yang tampak seperti terbakar, hasil aktivitas vulkanik masa lampau. Pantai ini berada di kawasan Taman Wisata Alam Batu Angus, tidak jauh dari Gerbang Tangkoko. Untuk keluarga, daya tarik utamanya bukan berenang, melainkan menjelajah formasi batuan unik dan menikmati angin laut yang sejuk.

Anak-anak biasanya senang memanjat bebatuan rendah dan mencari ikan kecil di genangan air saat surut. Ombak di sini cukup besar, jadi jangan izinkan anak berenang di area terbuka. Tiket masuk dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat, dan jam operasionalnya bisa berubah mengikuti kebijakan—hubungi pengelola atau cek informasi terbaru sebelum berkunjung.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berangkat ke Pantai di Sulawesi Utara

Kondisi cuaca di Sulawesi Utara bisa berubah cepat, terutama di pesisir timur yang menghadap Laut Maluku. Selalu cek prakiraan cuaca dari BMKG melalui aplikasi resmi sebelum memutuskan berangkat. Kalau angin terasa kencang dan langit mulai mendung di pagi hari, sebaiknya tunda perjalanan ke pantai yang berarus kuat seperti Pulisan atau Lihaga.

Fasilitas toilet umum di sebagian besar pantai di Sulawesi Utara masih terbatas. Biasakan anak-anak buang air sebelum berangkat dan bawa air bersih sendiri untuk membersihkan diri setelah bermain air laut. Bawa juga obat anti mabuk perjalanan karena akses ke beberapa pantai seperti Paal dan Pulisan melewati jalan berkelok.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Pantai mana di Sulawesi Utara yang paling aman untuk anak kecil?
Pantai Tasik Ria di Minahasa dan Pantai Paal di Bitung memiliki ombak paling tenang dan dasar laut yang relatif rata. Keduanya cocok untuk anak di bawah lima tahun dengan pengawasan ketat.

Apakah semua pantai di Sulawesi Utara memungut biaya masuk?
Tidak. Pantai Malalayang Dua di Manado dan beberapa titik di Pantai Kalasey tidak memungut tiket masuk. Pantai yang dikelola desa atau kawasan konservasi seperti Lihaga dan Batu Angus biasanya memungut biaya retribusi kecil yang digunakan untuk perawatan fasilitas.

Kapan waktu terbaik berkunjung ke pantai di Sulawesi Utara?
Mei hingga September adalah periode paling stabil dengan curah hujan rendah. Hindari Desember-Februari karena angin barat membawa ombak besar dan hujan lebat, terutama di pantai yang menghadap ke utara.

Apakah ada pantai di Sulawesi Utara yang menyediakan penginapan keluarga?
Kawasan Tasik Ria dan Likupang memiliki beberapa resort dan villa yang bisa disewa per malam. Untuk pengalaman lebih hemat, banyak warga lokal yang menyewakan rumah tinggalnya di akhir pekan—cari informasi melalui grup komunitas atau platform penyewaan properti.

Bagaimana dengan keamanan kendaraan saat parkir di pantai?
Sebagian besar lokasi parkir pantai di Sulawesi Utara tidak memiliki area resmi berpenjaga. Simpan barang berharga di bagasi dan jangan meninggalkan barang terlihat di dalam kabin. Untuk kawasan seperti Pulisan dan Lihaga, parkir di area penginapan lebih aman meski harus berjalan sedikit lebih jauh.

Memilih pantai untuk liburan keluarga di Sulawesi Utara sebenarnya tidak sulit asalkan menyesuaikan dengan usia anak dan kemampuan berenang mereka. Prioritas utama selalu keselamatan: perhatikan arus, jangan pernah meninggalkan anak tanpa pengawasan, dan hormati aturan setempat yang biasanya tertulis di papan informasi dekat pintu masuk. Selamat menikmati liburan di pesisir Sulawesi Utara.

Reporter: Wisnu Wardana
Back to top