Vietnam Kalahkan Malaysia 2-0 dan Kunci Rekor 23 Laga Nirkalah, Geser Thailand dari Puncak Sejarah

Penulis: Yoga Permadi  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:10:32 WIB
Vietnam mengalahkan Malaysia 2-0 pada leg pertama semifinal Piala AFF 2026 di Stadion My Dinh, Hanoi.

SULAWESI UTARA — Kemenangan tersebut bukan sekadar modal berharga menuju partai final, melainkan juga mengukuhkan Vietnam sebagai penguasa statistik baru Asia Tenggara. Pasukan Golden Stars kini tak terkalahkan dalam 23 pertandingan beruntun, melampaui torehan Thailand yang bertahan selama hampir tiga dekade.

Rekor lama milik Changsuek bertengger di angka 21 laga tanpa kekalahan yang dibukukan pada periode Desember 1995 hingga September 1996. Saat itu, Thailand mengoleksi 16 kemenangan dan lima hasil imbang. Kini, angka tersebut resmi menjadi milik Vietnam.

Kekalahan Terakhir dari Thailand Jadi Titik Balik

Langkah luar biasa ini berawal dari sebuah kekalahan. Pada September 2024, Vietnam menyerah 1-2 dari Thailand dalam laga persahabatan. Sejak malam itu, skuad arahan Kim Sang Sik tidak pernah lagi merasakan kekalahan.

Catatan impresif tersebut berlanjut hingga tahun 2025, di mana jawara Piala AFF 2022 ini selalu menyudahi setiap pertandingan dengan kemenangan. Konsistensi ini pula yang membawa mereka melaju mulus di Piala AFF 2026, dengan koleksi empat kemenangan dan satu hasil imbang dari lima laga.

Kans Perpanjang Rekor di Leg Kedua

Peluang untuk mempertebal rekor sudah di depan mata. Vietnam dijadwalkan menjamu Malaysia pada leg kedua semifinal di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (19/8). Satu hasil imbang atau kemenangan di kandang akan menggenapkan catatan nirkalah mereka menjadi 24 laga sekaligus memastikan tiket ke babak final.

Dengan keunggulan dua gol, tekanan kini berpindah ke kubu Malaysia yang wajib menang dengan selisih tiga gol untuk membalikkan keadaan. Namun, rekor pertahanan solid Vietnam sepanjang turnamen menjadi tembok besar yang sulit ditembus lawan.

Dominasi Asia Tenggara yang Kian Nyata

Pencapaian ini menegaskan posisi Vietnam sebagai kekuatan dominan sepak bola kawasan. Mereka tidak hanya sekadar memenangi turnamen, tetapi juga membangun mentalitas juara yang tercermin dari konsistensi luar biasa di level internasional.

Keberhasilan menggeser nama besar seperti Thailand tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Namun, target utama tetap satu: mengangkat trofi Piala AFF 2026 untuk kali ketiga dalam sejarah mereka.

Reporter: Yoga Permadi
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top