BOLMUT — Bantuan pangan pemerintah kembali mengalir ke masyarakat Bolaang Mongondow Utara (Boltara). Sebanyak 305.820 kilogram beras atau sekitar 305 ton disiapkan untuk 10.194 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di enam kecamatan pada penyaluran tahap kedua ini.
Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, menegaskan bantuan ini merupakan program Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional yang disalurkan oleh Perum Bulog Bolaang Mongondow. Penyerahan simbolis dilakukan di Kantor Camat Kaidipang, Rabu (19/8/2026).
Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan jatah beras untuk periode tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026. Bupati Sirajudin berharap penyaluran ini berjalan tepat sasaran dan tepat waktu.
"Hari ini kita menyaksikan penyerahan bantuan cadangan pangan untuk periode tiga bulan. Saya berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan benar-benar sampai kepada yang berhak menerima, tepat sasaran dan tepat waktu," kata Sirajudin dalam sambutannya.
Dari enam kecamatan di Boltara, Bolangitang Timur menjadi wilayah dengan jumlah penerima manfaat terbanyak, yakni mencapai 2.198 KPM. Sementara itu, Kecamatan Sangkub mencatat penerima paling sedikit dengan total 1.326 keluarga.
Program ini dirancang tidak hanya untuk membantu kebutuhan pangan harian masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen menjaga stabilitas harga beras dan ketersediaan pangan di daerah.
Penyaluran bantuan turut dihadiri Pimpinan Cabang Perum Bulog Bolaang Mongondow Christian Prasetya, Kapolres Boltara, perwakilan Danramil 1303/13 Kaidipang, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Para camat, sangadi, dan masyarakat penerima bantuan juga hadir dalam acara tersebut.
Pemkab Boltara berharap kehadiran bantuan pangan ini mampu menekan beban ekonomi warga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Penyaluran tahap pertama telah berjalan, dan tahap kedua ini diharapkan menjangkau seluruh keluarga yang berhak secara merata.