MANADO — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mencatatkan prestasi di tingkat regional Sulawesi Utara. Tiga piagam penghargaan sekaligus diraih dalam peringatan Hari Pengayoman ke-81 yang digelar di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Utara, Rabu (19/8/2026).
Pencapaian ini menjadi pengakuan atas kerja nyata Pemkab Boltim dalam membenahi tata kelola pemerintahan, khususnya di bidang hukum. Apresiasi diberikan langsung kepada Bupati Oskar Manoppo dan jajarannya.
Penghargaan pertama diberikan atas partisipasi Boltim dalam Penilaian Indeks Reformasi Hukum Tahun 2026. Hasilnya, daerah berjuluk "Kotobangon" ini berhasil meraih predikat Sangat Baik.
Dua penghargaan lainnya berkaitan dengan inisiasi pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Kekayaan Intelektual. Satu piagam diberikan kepada Pemkab Boltim, dan satu lagi secara khusus kepada Bupati Oskar Manoppo atas kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) dengan Kemenkum.
Oskar Manoppo menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pelecut semangat untuk terus berbenah. Ia berkomitmen memperkuat sinergi dengan Kementerian Hukum RI dalam membangun regulasi yang berpihak pada masyarakat.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat reformasi hukum dan membangun regulasi daerah yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam perlindungan dan pengembangan kekayaan intelektual," ujar Bupati dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).
Langkah Pemkab Boltim menyusun Perda tentang Kekayaan Intelektual dinilai strategis. Regulasi ini nantinya diharapkan mampu melindungi karya, inovasi, dan potensi khas daerah dari klaim pihak lain.
Ke depan, perlindungan ini akan menjadi payung hukum bagi produk unggulan dan kreasi masyarakat Boltim agar bisa bersaing secara sehat. Dengan begitu, nilai ekonomi dari kekayaan intelektual lokal bisa dinikmati langsung oleh warganya.
Di hadapan jajarannya, Bupati menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi semua pihak. Keberhasilan ini dinilai sebagai buah dari kerja kolektif, bukan kerja individu semata.
"Capaian ini merupakan hasil kerja bersama. Ke depan, kita akan terus meningkatkan kualitas dan memperkuat kolaborasi agar setiap kebijakan dan regulasi yang dihasilkan benar-benar mendukung pembangunan daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tambahnya.
Acara penyerahan penghargaan turut dihadiri Kepala Balai Pelatihan Hukum Bitung, Sudarsono, serta perwakilan kepala daerah kabupaten/kota se-Sulawesi Utara. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Boltim, Hendra Tangel, juga hadir mendampingi bupati. (*)