Air Meluber di Jalan Nasional Manembo-Nembo Bitung Bukan dari Pipa Perumda, Sumbernya Sungai Kecil yang Jebol

Penulis: Wisnu Wardana  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:05:01 WIB
Air meluber di Jalan Nasional Manembo-Nembo, Bitung, dipastikan berasal dari sungai kecil yang jebol, bukan dari kebocoran pipa Perumda Air Minum Duasudara.

BITUNG — Misteri genangan air yang merendam badan Jalan Nasional di Kelurahan Manembo-Nembo, tepatnya di sekitar kantor FIF, akhirnya menemui titik terang. Direktur Perumda Air Minum Duasudara Bitung, Sir Alfred Salindeho, SE, MM, menegaskan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung dan memastikan air tersebut bukan berasal dari jaringan pipa milik perusahaan pelat merah itu.

Dugaan awal yang beredar di masyarakat menyebutkan luapan air itu disebabkan oleh kebocoran pipa Perumda. Kekhawatiran warga muncul karena aliran air yang cukup deras telah mencapai badan jalan dan berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas pengguna jalan.

Menanggapi keresahan tersebut, manajemen Perumda Air Minum Duasudara bergerak cepat dengan melakukan penelusuran untuk memastikan sumber persoalan sebenarnya.

Hasil Pengecekan: Sungai Kecil di Manembo-Nembo Atas yang Jebol

Setelah dilakukan investigasi di lapangan, tim teknis Perumda menemukan fakta berbeda dari dugaan awal warga. Alfred menegaskan bahwa sumber air yang meluber ke jalan nasional berasal dari sebuah sungai kecil yang berada di wilayah Manembo-Nembo Atas.

Aliran sungai tersebut dikabarkan jebol sehingga airnya melintasi badan Jalan Nasional di Kelurahan Manembo-Nembo. Kondisi inilah yang kemudian memicu genangan dan sempat disalahartikan sebagai kebocoran pipa air bersih.

“Perlu diketahui oleh khalayak ramai, bahwa air yang meluber ke jalan di Manembo-Nembo bukanlah air dari Perumda Air Minum,” tegas Alfred dalam klarifikasinya, Minggu (9/2).

Imbauan agar Warga Tidak Terburu-buru Menyimpulkan

Temuan ini sekaligus menjawab keresahan warga yang sebelumnya mengira jaringan pipa air bersih mengalami kebocoran. Perumda Air Minum Duasudara pun mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum sumber persoalan dipastikan melalui pengecekan di lapangan.

Dengan adanya penjelasan resmi dari pihak Perumda, diharapkan penanganan aliran air yang meluber ke Jalan Nasional dapat segera dilakukan oleh pihak yang berwenang sesuai dengan sumber persoalannya. Perbaikan drainase atau normalisasi aliran sungai menjadi langkah yang dinilai perlu segera diambil agar aktivitas pengguna jalan tidak terus terganggu oleh genangan air.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: sulutreview.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top