BOLTARA — Rangkaian Sholat Istisqa yang diikuti Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) berlangsung di lima kecamatan. Kegiatan ini merupakan respons pemerintah daerah atas kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah kabupaten itu.
Pelaksanaan perdana digelar di Kecamatan Sangkub pada Selasa (18/8/2026). Agenda kemudian berlanjut secara beruntun ke Kecamatan Bintauna, Bolang Itang Timur, Bolang Itang Barat, dan Kaidipang.
Rangkaian terakhir Sholat Istisqa dipusatkan di Lapangan Olahraga Buko, Kecamatan Pinogaluman, Minggu (23/8/2026). Pelaksanaan di lokasi ini dihadiri unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah.
Turut hadir perwakilan Kejaksaan Boltara, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama, Wakil Ketua DPRD Boltara, serta Ketua TP PKK Boltara Ny. Ening Sutrisni Lasena Adam. Para asisten sekda, pimpinan OPD, camat, hingga para sangadi juga terlihat mengikuti ibadah tersebut.
Dalam pelaksanaan di Pinogaluman, Ustaz Rivaldi Yunus bertindak sebagai khatib dan Ustaz Rinaldi Yunus sebagai imam. Khutbah yang disampaikan mengajak seluruh jamaah memperbanyak istighfar dan melakukan muhasabah diri di tengah kondisi kemarau.
Khatib juga mengingatkan bahwa persoalan kekeringan tidak hanya membutuhkan penanganan teknis. Kebersamaan dan kepedulian sosial disebut menjadi bagian penting dari ikhtiar menghadapi musim kemarau.
Usai menunaikan Sholat Istisqa, pemerintah daerah langsung bergerak dengan aksi nyata. Pembagian air bersih dilakukan kepada sejumlah masyarakat yang terdampak kekeringan guna memenuhi kebutuhan dasar warga.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan piatu. Langkah ini menambah dimensi sosial dalam rangkaian ibadah yang digelar selama enam hari di berbagai kecamatan.
Pemerintah daerah berharap kebersamaan antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat terus terjaga. Ikhtiar melalui doa dan kepedulian sosial diharapkan membantu warga melewati kekeringan hingga hujan kembali turun di wilayah Boltara.