MANADO — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini diharapkan menjadi momentum bagi umat Islam di Sulawesi Utara untuk memperkuat nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Sulut, dr. Fransiscus Andi Silangen.
Dalam pernyataannya yang diunggah melalui platform digital, Andi Silangen menegaskan bahwa ajaran dan keteladanan Nabi Muhammad SAW merupakan penerang dalam setiap langkah hidup umat manusia. Menurutnya, nilai-nilai tersebut relevan untuk terus diamalkan, baik dalam kehidupan pribadi maupun interaksi sosial.
“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” ucap Andi Silangen.
Politisi asal Minahasa ini berharap peringatan Maulid kali ini tidak hanya menjadi seremonial tahunan. Lebih dari itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan ini sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan membawa kedamaian di tengah keberagaman.
“Semoga ajaran dan keteladanan beliau senantiasa menjadi penerang dalam setiap langkah hidup kita, membawa kedamaian, serta mempererat tali silaturahmi,” pungkasnya.
Sulawesi Utara dikenal sebagai daerah dengan tingkat toleransi antarumat beragama yang tinggi. Pesan damai yang disampaikan oleh pimpinan DPRD Sulut ini dinilai sejalan dengan kondisi sosial masyarakat yang pluralis di provinsi tersebut.
Sebagai Ketua DPRD, Andi Silangen kerap menyampaikan pesan-pesan kebangsaan dan kerukunan melalui berbagai kanal komunikasi publik. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga iklim kondusif di daerah jelang berbagai agenda politik dan pembangunan ke depan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1448 H ini jatuh pada Selasa (25/8/2026) dan dirayakan oleh umat Islam di seluruh Indonesia dengan berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari pengajian, pembacaan shalawat, hingga kegiatan sosial.