SULAWESI UTARA — Depresiasi ini menempatkan bZ4X di posisi kontras dengan model Toyota lain yang umumnya bandel soal harga jual. Angka tersebut juga sejalan dengan estimasi Car Edge, menegaskan bahwa fenomena ini bukan sekadar fluktuasi pasar sesaat.
Namun, ada secercah harapan. Data KBB menunjukkan nilai jual bZ4X 2023 naik lebih dari USD 2.000 (sekitar Rp 32 juta) antara 2025 dan 2026. Sinyal kecil ini mengindikasikan kurva penurunan mulai mendatar.
Angkanya cukup menohok. Varian entry-level XLE yang semula dibanderol USD 45.295 (sekitar Rp 725 juta) kini hanya tersisa USD 21.700 atau setara Rp 347 juta. Artinya, pemilik kehilangan 52 persen nilai kendaraannya.
Varian tertinggi Limited mengalami nasib serupa. Harga jualnya kini berada di kisaran USD 23.200 (sekitar Rp 371 juta) dari harga awal USD 49.995 (sekitar Rp 800 juta), atau terkoreksi 54 persen. Di pasar mobil bekas, nilai tukar tambah (trade-in) untuk kondisi "Good" bahkan lebih rendah, hanya sekitar USD 17.900 (Rp 286 juta) untuk XLE.
Penyebab utamanya sebenarnya sudah terlihat sejak awal. bZ4X tidak pernah tampil sebagai EV yang menggoda. Pengujian Car and Driver mencatat jarak tempuh versi dual-motor hanya 160 mil di jalan tol, angka yang jauh dari impresif. Akselerasi 0-100 km/jam dalam 6,4 detik juga dinilai kurang meyakinkan untuk ukuran mobil listrik.
Di segmen yang sama, kompetitor seperti Tesla, Hyundai, Kia, dan Volkswagen tampil jauh lebih kompetitif. Daya tarik yang rendah di pasar baru otomatis menekan permintaan di pasar sekunder, sehingga harga jualnya ikut terpuruk.
Faktor lain yang tak kalah penting adalah catatan reliabilitas. Sejak diluncurkan pada musim semi 2022, bZ4X sudah beberapa kali diterpa recall. Bahkan untuk model 2026 yang sudah diperbarui, Toyota kembali mengeluarkan recall pada Juni lalu untuk model bZ dan RZ. Kepercayaan konsumen terhadap EV bekas belum sekuat teknologi mesin bensin atau hybrid yang sudah terbukti.
Kebijakan harga Toyota sendiri ikut berkontribusi. Toyota beberapa kali memangkas harga bZ4X, praktik yang lazim terjadi namun merugikan pemilik lama. Contohnya, varian Limited untuk model 2025 kini dibanderol hanya sekitar USD 43.000 (Rp 688 juta), jauh lebih murah dari harga 2023. Bahkan harga model 2026 yang sudah ditingkatkan pun tetap lebih rendah sekitar USD 2.000 dari model 2025.
Kondisi ini menciptakan dilema bagi calon pembeli. Dengan budget sekitar USD 26.000 (Rp 416 juta), Anda bisa memilih bZ4X 2023 berpenggerak roda depan dengan jarak tempuh 22.000 mil, atau beralih ke model 2025 berpenggerak semua roda (AWD) dengan odometer hanya 8.000 mil dengan harga yang hampir sama. Pilihan yang cukup jelas bagi pembeli yang cermat.