Program Anak Asuh Walikota Kotamobagu Kembali Digulirkan, 250 Siswa SMA Terima Bantuan Rp1,75 Juta di HUT RI

Penulis: Vikri Alfandi  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:01:01 WIB
siswa SMA di Kota Kotamobagu menerima bantuan Program Anak Asuh sebesar Rp1,75 juta per orang saat upacara HUT RI.

KOTAMOBAGU — Sebanyak 250 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Kotamobagu menerima manfaat dari Program Anak Asuh yang kembali dihidupkan oleh kepemimpinan Walikota dr. Weny Gaib bersama Wakil Walikota. Pencairan perdana dilakukan bertepatan dengan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Boki Hoti Nimbang.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Kotamobagu, Hamdan Mokoagow, mengungkapkan bahwa program ini sengaja dilanjutkan untuk menjawab tingginya kebutuhan biaya pendidikan yang menjadi tanggungan orang tua.

"Program Anak Asuh ini sempat terhenti. Namun, berkat perhatian dan komitmen Walikota Kotamobagu dr. Weny Gaib beserta Wakil Walikota, program ini kembali digulirkan demi meringankan beban para wali murid di Kota Kotamobagu," ujar Hamdan Mokoagow di lokasi kegiatan.

Bantuan Langsung Diserahkan Saat Upacara Kemerdekaan

Setiap siswa penerima program mendapatkan bantuan sebesar Rp1.750.000 per orang. Penyerahan dilakukan secara simbolis di tengah jalannya upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, sebuah momen yang dinilai tepat untuk menanamkan semangat belajar bagi generasi muda.

Momen tersebut sekaligus menjadi simbol komitmen pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam seremonial, tetapi juga melalui kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Target Meringankan Beban Wali Murid

Hamdan Mokoagow berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara langsung oleh para siswa dan keluarga. Menurutnya, intervensi pemerintah di sektor pendidikan sangat penting di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil bagi sebagian warga.

Pemerintah Kota Kotamobagu berkomitmen untuk terus memperhatikan sektor pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Program Anak Asuh menjadi salah satu instrumen untuk memastikan tidak ada siswa yang putus sekolah karena kendala biaya.

Ke depan, Pemkot Kotamobagu diharapkan dapat memperluas jangkauan program ini, baik dari sisi jumlah penerima maupun jenjang pendidikan yang dilayani, agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat luas.

Reporter: Vikri Alfandi
Sumber: indonesiapost.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top