Pemkab Boltara Buka 30 Hari Pemeriksaan Aset oleh BPK Sulut, Pimpinan OPD Diminta Siapkan Data Tepat Waktu

Penulis: Wisnu Wardana  •  Selasa, 01 September 2026 | 13:16:31 WIB
Bupati Boltara Sirajudin Lasena membuka entry meeting pemeriksaan kinerja pendahuluan BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara di ruang kerjanya.

BOLMONG UTARA — Ratusan aset milik Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) kini menjadi sasaran pemeriksaan kinerja pendahuluan oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara. Audit yang berlangsung 31 Agustus hingga 29 September 2026 itu menyasar efektivitas manajemen aset dalam dua tahun anggaran sekaligus.

Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., membuka langsung entry meeting pemeriksaan di ruang kerjanya. Ia meminta jajarannya tidak menutup diri selama tim pemeriksa bertugas di daerah tersebut.

30 Hari Pemeriksaan, Mulai 31 Agustus

Audit ini mencakup pengelolaan aset daerah tahun 2025 sampai semester I 2026. Tim BPK akan meneliti dokumen, melakukan pengecekan lapangan, serta menilai apakah aset-aset daerah dikelola secara tertib dan efisien.

Bupati menegaskan komitmennya memberi akses seluas-luasnya kepada tim pemeriksa. Seluruh pimpinan OPD diminta menyiapkan data yang benar dan menyampaikannya tepat waktu tanpa menunggu diminta.

Instruksi Bupati ke Seluruh Pimpinan OPD

Sirajudin mengingatkan bahwa pengelolaan aset bukan sekadar urusan administrasi. Ia menyebut hal ini bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

"Komitmen kami adalah memberi ruang seluas-luasnya untuk diakses oleh Tim BPK. Saya minta kepada seluruh pimpinan OPD agar proaktif, menyiapkan data yang benar, lengkap dan tepat waktu," tegasnya.

Ia juga meminta para kepala dinas memandang pemeriksaan ini sebagai momentum pembenahan, bukan sekadar proses evaluasi formal.

Tindak Lanjut Temuan Sebelumnya

Sirajudin menyoroti pentingnya menuntaskan rekomendasi hasil pemeriksaan periode sebelumnya. Hal itu agar persoalan yang sama tidak kembali muncul sebagai temuan berulang pada audit kali ini.

"Jadikan pemeriksaan ini sebagai momentum untuk berbenah dan memperkuat tertib administrasi aset daerah," lanjutnya.

Bupati memastikan seluruh OPD mendukung penuh kebutuhan tim BPK selama pemeriksaan berlangsung di Boltara.

Entry meeting turut dihadiri Tim Audit BPK-RI Perwakilan Sulawesi Utara, Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, Inspektur Daerah, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Boltara.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: tajuk.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top