SULAWESI UTARA — Grand Final realme 828 Gaming Tournament berlangsung di Jakarta pada 28 Agustus 2026. Dua tim terbaik, HFX esports dari Pontianak, Kalimantan Barat, dan Ateng Family Depok dari Jawa Barat, bertarung di atas panggung utama rangkaian realme 828 Fan Festival. HFX esports berhasil keluar sebagai juara setelah melewati pertarungan sengit melawan tim asal Depok tersebut.
Hadiah utama turnamen ini bukan sekadar uang tunai atau gadget. HFX esports mendapat kesempatan melakukan fun match melawan RRQ Sena, salah satu tim esports ternama Indonesia. Momen ini terbilang langka bagi tim amatir karena bisa mengukur strategi langsung melawan pemain profesional.
Krisva Angnieszca, Public Relations Lead realme Indonesia, mengatakan bahwa festival ini merupakan wujud komitmen perusahaan tidak hanya menghadirkan teknologi terbaik bagi anak muda.
"Melalui ajang ini realme juga ingin membuka jalan nyata bagi mereka untuk berkarier menjadi pro-player di industri esports bersama Team RRQ. Kami berharap para talenta yang lahir dari realme 828 Gaming Tournament ini dapat menjadi generasi baru atlet esports profesional Indonesia," tegas Krisva dalam rilis resminya.
Turnamen ini disambut antusias oleh para gamer amatir yang ingin mewujudkan mimpi jadi pro player. Namun perlu dicatat, jalur menuju karier profesional di esports tidak berhenti di satu turnamen. HFX esports memang meraih pengalaman berharga berhadapan dengan RRQ Sena, tapi belum ada keterangan lanjutan apakah pemenang mendapat jaminan kontrak atau program pembinaan berkelanjutan dari tim tersebut.
realme terbilang serius membangun ekosistem esports di Indonesia lewat kolaborasi dengan RRQ dan turnamen tahunan ini. Namun bagi pembaca yang ingin mencoba peruntungan di event serupa tahun depan, persiapkan diri dengan latihan tim yang matang — persaingan di babak kualifikasi nasional cukup ketat, mengingat final mempertemukan tim dari ujung barat dan Pulau Jawa.
Berikut rangkuman kelebihan dan kekurangan realme 828 Gaming Tournament sebagai ajang pencarian bakat esports:
Bagi kamu yang serius terjun ke dunia esports profesional, turnamen tunggal seperti ini kurang cukup sebagai batu loncatan. Modal utamanya tetap kemampuan individu dan konsistensi tim di kompetisi lain yang lebih rutin. realme sendiri masih fokus ke kampanye branding jangka panjang, terbukti dari tema "Make Passion Real" yang mereka usung.
Meski begitu, kehadiran panggung nasional dari brand smartphone seperti realme membantu normalisasi jalur karier ini di mata publik. Yang perlu ditunggu adalah aksi lanjutan dari realme dan RRQ untuk para juara — apakah sekadar seremoni, atau benar-benar mencetak atlet profesional seperti yang mereka klaim.